PAYAKUMBUH |Portalpcvnews.net — Zulmaeta menegaskan bahwa roda pemerintahan dan agenda pelayanan publik tetap berjalan optimal meski terjadi pengunduran diri salah satu pejabat di lingkungan Pemerintah Kota. Penegasan itu disampaikan dalam forum coffee morning bersama awak media dan pemangku kepentingan di Cafe 68, Kamis (14/05).
Dalam diskusi santai namun substantif tersebut, Wali Kota menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Fokus kebijakan, kata dia, diarahkan pada perbaikan infrastruktur berbasis kebutuhan riil, penguatan pelayanan publik yang inklusif, serta peningkatan kualitas penanganan kesehatan.
“Pembangunan harus berbasis kebutuhan masyarakat. Layanan publik harus inklusif, mudah diakses, dan berintegritas,” ujar Zulmaeta.
Ia juga menegaskan bahwa agenda pengadaan mobil listrik sebagai bagian dari modernisasi armada operasional pemerintah tetap dilaksanakan sesuai rencana. Menurutnya, pengunduran diri pejabat terkait tidak memengaruhi keberlanjutan program selama seluruh proses berjalan sesuai regulasi.
Zulmaeta mengungkapkan bahwa sebelum pelaksanaan pengadaan, pihaknya telah melakukan konsultasi preventif dengan berbagai lini pengawasan dan teknis, termasuk dengan auditor negara di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKBJ), serta perangkat keuangan daerah.
“Saya pribadi sudah berkonsultasi ke semua lini, termasuk BPK untuk pencegahan (preventif), UKBJ, dan keuangan. Tidak ada persoalan selama proses pengadaan mengikuti aturan yang berlaku,” tegasnya.
Menurut Wali Kota, langkah konsultatif tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan patuh terhadap regulasi. Ia menilai, kehati-hatian sejak tahap perencanaan adalah kunci mencegah potensi persoalan di kemudian hari.
Forum coffee morning tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi terbuka antara pemerintah daerah dan publik, di mana berbagai isu strategis dibahas secara lugas dalam suasana dialogis.
Dengan sikap tegas ini, Pemerintah Kota Payakumbuh menunjukkan bahwa stabilitas pelayanan publik dan agenda pembangunan tetap menjadi prioritas utama, terlepas dari dinamika internal organisasi.(P)


