Pemko Payakumbuh Selangkah Lagi Terapkan Manajemen Talenta ASN, BKN Apresiasi Penguatan Sistem Merit

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
5 Min Read

JAKARTA |Portalpcvnews.net — Pemerintah Kota Payakumbuh semakin dekat mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik setelah menjalani ekspose Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Ekspose tersebut menjadi tahapan penting menuju penerapan manajemen talenta ASN secara penuh di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. Program ini merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui pengelolaan ASN berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional, cepat, dan tepat sasaran.

Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan instrumen strategis untuk memastikan setiap ASN memperoleh kesempatan pengembangan karier secara objektif dan transparan.

“Pemko Payakumbuh mendukung penuh transformasi pengelolaan ASN melalui manajemen talenta. Sistem ini membantu pemerintah memetakan potensi pegawai, mengembangkan kompetensi, serta menyiapkan talenta terbaik untuk mengisi jabatan strategis secara objektif dan transparan,” kata Elzadaswarman.

Menurutnya, pengelolaan ASN berbasis merit menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Dengan sistem yang terukur dan berbasis data, setiap jabatan dapat diisi oleh ASN yang memiliki kapasitas dan kompetensi terbaik.

“Pada akhirnya, manfaat terbesar akan dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, profesional, efektif, dan responsif,” ujarnya.

Pembangunan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh sendiri telah dimulai sejak Oktober 2025. Di bawah arahan Wali Kota Zulmaeta, berbagai tahapan strategis berhasil diselesaikan, mulai dari sosialisasi, penyusunan komitmen kepala daerah, pembentukan tim manajemen talenta, pemenuhan data dukung, penyusunan regulasi, hingga pendampingan intensif bersama BKN.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN Instansi Pemerintah yang mendorong seluruh instansi pemerintah menerapkan sistem pengelolaan talenta ASN secara terintegrasi.

Dalam ekspose tersebut, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda memaparkan kesiapan pemerintah daerah dalam menerapkan manajemen talenta sebagai fondasi penguatan sistem merit.

“Manajemen talenta merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap ASN mendapatkan kesempatan pengembangan karier sesuai kompetensi dan kinerjanya. Dengan demikian, organisasi dapat menempatkan pegawai terbaik pada posisi yang tepat,” ujar Rida.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Payakumbuh juga telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung guna memastikan implementasi sistem merit berjalan optimal, termasuk penguatan integrasi data kepegawaian untuk mendukung pemetaan talenta ASN secara lebih akurat.

Sebagai bagian dari kesiapan digitalisasi, Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Dafrul Pasi memperagakan penggunaan aplikasi manajemen talenta di hadapan tim penilai BKN. Simulasi tersebut menunjukkan kemampuan sistem dalam memetakan kompetensi, kinerja, dan potensi ASN sebagai dasar pengembangan karier maupun pengisian jabatan.

“Digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam penerapan manajemen talenta. Melalui sistem yang terintegrasi, proses pengelolaan ASN dapat dilakukan lebih efektif, terukur, dan akuntabel,” kata Dafrul.

Ekspose itu turut dihadiri Wakil Kepala BKN Suharmen, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat, Direktur Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASN Wahyu Firdaus, Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BKN.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Kepala BKN Suharmen memberikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun sistem manajemen talenta sebagai bagian dari penguatan sistem merit.

Menurutnya, keberhasilan penerapan manajemen talenta ditentukan oleh tiga pilar utama, yakni pembangunan sistem yang kuat, implementasi yang konsisten, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

“Keberhasilan manajemen talenta ditentukan oleh pembangunan sistem yang kuat, implementasi yang konsisten, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Kami mendorong Pemko Payakumbuh terus memperkuat program penghargaan dan peningkatan kompetensi ASN,” ujarnya.

Suharmen juga mendorong Pemerintah Kota Payakumbuh untuk terus menghadirkan inovasi dalam pemberian penghargaan dan pengembangan kompetensi ASN, serta melakukan sosialisasi secara menyeluruh sebelum sistem diterapkan secara penuh.

Menurutnya, pemahaman ASN terhadap manajemen talenta menjadi faktor penting agar sistem tersebut tidak hanya dipandang sebagai instrumen administrasi, melainkan sebagai mekanisme yang mampu mendorong pengembangan karier secara adil, objektif, dan berbasis kinerja.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan ekspose oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman dan Wakil Kepala BKN Suharmen. Selanjutnya, Pemerintah Kota Payakumbuh akan menunggu hasil evaluasi dan keputusan BKN terkait penerapan manajemen talenta ASN secara penuh.

Apabila seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai ketentuan, sistem tersebut diharapkan menjadi fondasi lahirnya birokrasi yang lebih profesional, kompetitif, dan berintegritas, sekaligus memastikan pelayanan publik di Kota Payakumbuh semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar