Baznas Sumbar Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Keluarga di Payakumbuh, Wakil Gubernur Tegaskan Komitmen Keadilan Sosial

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
4 Min Read

Payakumbuh |Portalpcvnews.net — Upaya memperkuat jaring pengaman sosial di Sumatera Barat kembali ditegaskan melalui penyerahan bantuan bedah rumah kepada keluarga Bapak Zelmi Sati dan istrinya Linda Rianti, warga Taratak Padang Kampuang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.

Program ini merupakan bantuan dari Baznas Provinsi Sumatera Barat yang difasilitasi oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra, Dt. Nurkolis. Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp25 juta serta paket sembako untuk mendukung kebutuhan dasar keluarga dengan tiga orang anak tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco, didampingi Dt. Nurkolis, perwakilan Baznas Provinsi Sumbar, Anggota DPRD Kota Payakumbuh Mardion, pengurus DPC Gerindra Kota Payakumbuh Dedi Hendri, serta unsur OPD terkait termasuk Kesbangpol. Dari Pemerintah Kota Payakumbuh, turut hadir Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Kasat Pol PP Dewi Novita, Lurah Payakumbuh Utara, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Wakil Gubernur: Negara Hadir Melalui Kolaborasi

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Vasco menegaskan bahwa program bedah rumah bukan sekadar bantuan fisik, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak.

“Rumah yang layak adalah fondasi martabat dan masa depan keluarga. Ketika pemerintah daerah, Baznas, dan para wakil rakyat bersinergi, maka keadilan sosial bukan hanya konsep, tetapi menjadi tindakan nyata,” ujar Vasco.

Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas institusi merupakan model tata kelola sosial yang efektif dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

Dt. Nurkolis: Aspirasi Rakyat Harus Dijawab dengan Aksi

Dt. Nurkolis menyampaikan bahwa fasilitasi bantuan ini berangkat dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan dukungan konkret.

“Sebagai wakil rakyat, tugas kami bukan hanya menyuarakan aspirasi, tetapi memastikan ada solusi. Program bedah rumah ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan masyarakat yang kurang mampu mendapatkan hunian yang lebih layak,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi respons cepat Baznas Provinsi Sumbar serta dukungan penuh dari pemerintah daerah sehingga bantuan dapat segera direalisasikan.

Kepala Kesbangpol Provinsi: Penguatan Stabilitas Sosial

Kepala Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat, Mursalim, dalam kesempatan yang sama menyoroti pentingnya stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Intervensi sosial seperti ini tidak hanya menyelesaikan persoalan individu, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Ketika kebutuhan dasar terpenuhi, stabilitas dan harmoni sosial akan terjaga,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara lembaga zakat, legislatif, dan eksekutif merupakan praktik tata kelola pemerintahan yang inklusif dan responsif.

Wakil Wali Kota: Sinergi Daerah dan Provinsi

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Baznas terhadap warga Payakumbuh.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Pemerintah kota berkomitmen mendukung penuh setiap program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah kota akan terus melakukan pendataan dan pendampingan agar program serupa dapat menyasar keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Mardion: Gotong Royong sebagai Identitas Daerah

Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Mardion, menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menjawab persoalan sosial.

“Bantuan ini bukan hanya tentang angka Rp25 juta atau sembako, tetapi tentang kepedulian dan tanggung jawab kolektif kita terhadap sesama,” ungkapnya.

Dengan penyerahan bantuan ini, keluarga Zelmi Sati diharapkan dapat segera menempati hunian yang lebih aman dan layak, sekaligus membuka lembaran baru kehidupan yang lebih sejahtera.

Program tersebut menjadi refleksi bahwa melalui kolaborasi strategis dan kepemimpinan yang responsif, pembangunan sosial dapat diwujudkan secara nyata hingga ke tingkat keluarga.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar