Dua Tahun Jalan Rusak Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Maek Lakukan Aksi Swadaya

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
2 Min Read

Maek, Lima Puluh Kota, portalpcvnews.net— Warga Nagari Maek kembali turun tangan memperbaiki jalan utama yang telah lebih dari dua tahun dibiarkan rusak tanpa penanganan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota. Ruas jalan vital tersebut mengalami kerusakan berat berupa lubang besar dan permukaan bergelombang, sehingga mengganggu aktivitas harian dan membahayakan keselamatan warga.

Dalam dokumentasi yang diterima redaksi, sejumlah warga terlihat bergotong-royong menutup lubang dan meratakan permukaan jalan menggunakan papan kayu serta material seadanya. Langkah darurat ini dilakukan demi menjaga akses transportasi masyarakat, terutama bagi petani gambir, pelajar, serta pengendara yang melintas setiap hari.

Seorang warga yang ikut dalam perbaikan menyebut kondisi jalan kian memprihatinkan, terutama saat musim hujan.

> “Sudah dua tahun lebih jalan ini rusak dan berlubang. Kami sudah sampaikan ke nagari, kecamatan, sampai kabupaten, tapi belum juga diperbaiki. Akhirnya kami perbaiki sendiri supaya tidak ada yang jatuh atau terperosok,” ujarnya.

 

Ruas jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan pemukiman dengan lahan pertanian, sekolah, dan pusat kecamatan. Kerusakan yang berlangsung lama tidak hanya memperlambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian nagari.

Seorang petani gambir menuturkan bahwa kondisi jalan membuat biaya logistik meningkat dan menekan harga jual hasil panen.

> “Kami ini petani gambir. Kalau jalan seperti ini terus, panen susah dibawa keluar. Biaya angkut naik, harga jual turun. Pemerintah harusnya peka,” katanya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga Maek. Minimnya respons pemerintah memicu kekecewaan masyarakat, yang menilai perhatian terhadap infrastruktur dasar masih jauh dari memadai.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut, mengingat infrastruktur yang layak merupakan penopang utama kegiatan ekonomi dan keselamatan masyarakat.(Tim-DNS)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar