Payakumbuh, Sumatera Barat |Portalpcvnews.net — Merespons cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang memicu banjir dan longsor, Zulmaeta turun langsung meninjau titik terdampak pada Rabu (13/05/2026). Kunjungan lapangan difokuskan di Perumahan Padang Karambia Sejahtera, Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, serta SDN 40 Tanjung Godang.
Di lokasi, wali kota memantau kerusakan, berdialog dengan warga, dan mengeluarkan arahan strategis kepada perangkat daerah untuk mempercepat penanganan pascabencana.
“Ini bukan hanya soal perbaikan fisik, tetapi kesiapan menghadapi cuaca yang semakin tidak menentu. OPD harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tidak menunggu,” tegasnya.
Percepatan Pemulihan dan Pendataan
Zulmaeta menginstruksikan pendataan segera, percepatan perbaikan infrastruktur terdampak, serta langkah pemulihan yang cepat, tepat, dan terukur agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Ia juga menekankan penguatan langkah antisipasi dan pencegahan untuk meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang—termasuk perbaikan drainase, pengendalian aliran air, dan kesiapsiagaan berbasis wilayah rawan.
Edukasi Kewaspadaan dan Gotong Royong
Selain fokus pada infrastruktur, wali kota mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Masyarakat diajak menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, serta menguatkan gotong royong dalam fase pemulihan.
Respons Terpadu Lintas Perangkat Daerah
Peninjauan turut didampingi Rida Ananda, Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Devitra, Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim, Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Dewi Novita, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira, Camat Payakumbuh Selatan Dewi Mulia, serta para lurah setempat.
Kehadiran pimpinan daerah bersama jajaran teknis di lokasi terdampak menegaskan komitmen Pemko Payakumbuh dalam penanganan bencana secara menyeluruh—mulai dari respons darurat, pemulihan, hingga strategi pencegahan berbasis koordinasi lintas sektor.(P)


