Bupati Safni Pimpin Penanggulangan Bencana Hingga Tengah Malam, Dampingi Utusan BNPB di Lapangan

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Bupati Safni Pimpin Penanggulangan Bencana Hingga Tengah Malam, Dampingi Utusan BNPB di Lapangan

Lima Puluh Kota, PCV.News— Penanganan bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota kembali menunjukkan kepemimpinan aktif dari Bupati Safni Sikumbang. Pada Rabu (04/12/2025), Bupati turun langsung memimpin pemantauan lapangan dan mendampingi utusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rudy Supryadi, sejak pagi hingga menjelang tengah malam.

Di tengah kondisi medan yang masih dipenuhi material longsor dan sisa banjir, Bupati Safni berada di garis depan rombongan yang terdiri dari Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Syaiful Wachid, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Ucok Namara, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, serta jajaran pemerintah daerah. Peninjauan dilakukan ke sejumlah titik terdampak, mulai dari Nagari Pandam Gadang, Koto Tinggi hingga Baruah Gunuang.

Di setiap lokasi, Bupati Safni tidak hanya menerima laporan, tetapi juga memastikan validitas data, mengarahkan camat dan wali nagari, serta menetapkan langkah-langkah cepat agar informasi yang disampaikan ke pemerintah pusat tepat dan akurat.

Kehadiran Bupati menjadi poros koordinasi lintas-instansi saat evaluasi cepat di posko-posko bencana. Setiap hambatan langsung dituntaskan di lapangan, termasuk kebutuhan logistik, penanganan pengungsi, serta pembukaan akses menuju daerah terisolasi.

“Kami akan memastikan seluruh unsur bekerja tanpa celah. Penanganan bencana tidak mengenal waktu, dan pemerintah harus hadir langsung ketika masyarakat dalam kondisi paling sulit,” tegas Bupati Safni Sikumbang.

Utusan BNPB, Rudy Supryadi, menyampaikan bahwa masa tanggap darurat yang ditetapkan hingga 8 Desember perlu dioptimalkan sepenuhnya. Ia mengapresiasi kepemimpinan daerah yang sigap dan responsif.
“Kami bertugas memberikan pendampingan sumber daya, anggaran, dukungan teknis serta logistik. Pendataan kerusakan dan kebutuhan darurat harus diperkuat agar bantuan tepat sasaran,” ujar Rudy.

Wabup Ahlul Badrito Resha yang turut mendampingi menegaskan bahwa langkah Bupati memimpin hingga larut malam adalah bentuk komitmen moral pemerintah daerah.
“Bupati ingin memastikan BNPB mendapatkan gambaran paling lengkap di lapangan. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar laporan,” ujarnya.

Hingga malam semakin larut, Bupati Safni tetap melanjutkan peninjauan ke Jorong Banda Raik, Nagari Baruah Gunuang guna memastikan alur distribusi bantuan tidak terhenti dan posko tetap berfungsi optimal. Koordinasi antara BPBD, TNI–Polri, perangkat nagari, dan relawan diperkuat langsung di bawah arahan Bupati.

Bupati Safni menutup rangkaian pemantauan dengan pesan bahwa pemerintah daerah akan terus berada di tengah masyarakat hingga kondisi pulih sepenuhnya.
“Tidak ada yang ditinggalkan. Ini duka bersama, dan pemerintah akan terus hadir sampai seluruh wilayah kembali aman,” pungkasnya.(Tim)

 

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar