Anggota DPR RI Komisi IV Cindy Monica Salurkan Bantuan Strategis Pertanian ke Limapuluh Kota

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Limapuluh Kota | Portalpcvnews.net — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IV, Cindy Monica Salsabila Setiawan, menyalurkan berbagai bantuan strategis sektor pertanian ke Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sebagai wujud komitmen memperjuangkan aspirasi petani di tingkat nasional. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (17/1/2026).

Total bantuan yang disalurkan mencakup 75 ton benih padi untuk mendukung pengelolaan 3.000 hektare lahan sawah, satu unit mesin combine harvester, traktor roda empat, pompa air, hand sprayer, bantuan ayam petelur untuk enam kelompok tani, serta Program Bang Pesona yang menyasar delapan kelompok penerima manfaat. Secara keseluruhan, bantuan ini menjangkau lebih dari 500 kelompok tani di Kabupaten Limapuluh Kota.

Bupati Limapuluh Kota, H. Safni Sikumbang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta keberpihakan nyata yang ditunjukkan Anggota DPR RI Komisi IV terhadap sektor pertanian di daerah.

“Bantuan ini merupakan bukti bahwa aspirasi petani Limapuluh Kota benar-benar diperjuangkan di tingkat nasional. Ini adalah bentuk kolaborasi konkret antara wakil rakyat di pusat, pemerintah daerah, dan petani di lapangan,” ujar Safni.

Sementara itu, Cindy Monica Salsabila Setiawan menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan dirancang untuk menjawab kebutuhan riil petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Bantuan ini kami dorong agar benar-benar menyentuh kebutuhan di lapangan, mulai dari peningkatan produksi padi hingga penguatan usaha peternakan dan ekonomi kelompok tani. Harapannya, produktivitas meningkat, kerja petani menjadi lebih efisien, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” jelas Cindy.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Limapuluh Kota, Witra Porsepwandi, S.Pi, menilai bantuan tersebut sangat relevan dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi petani saat ini.

Ia berharap dukungan sarana produksi dan mekanisasi pertanian ini mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya usaha tani, serta mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Selain penyerahan bantuan, agenda tersebut juga dirangkai dengan forum dialog bersama petani, yang menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan persoalan di lapangan secara langsung.

Forum ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pertanian nasional yang lebih inklusif dan berpihak pada daerah.

Penyaluran bantuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat tani dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan nasional.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar