“Dokter Pemimpin, Pemimpin yang Tetap Menyembuhkan: 38 Kepala Daerah Boleh Buka Praktik di Hari Libur”

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
5 Min Read

Dokter pemimpin yang tetap menyembuhkan.

Jakarta — Profesi dokter kini semakin banyak mewarnai dunia pemerintahan di Indonesia. Hasil Pilkada Serentak 2024 mencatat sebanyak 38 dokter resmi menjabat sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah di berbagai wilayah Tanah Air. Fenomena ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kalangan tenaga medis untuk memimpin daerah.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kiprah para kepala daerah berlatar belakang medis, muncul pertanyaan: apakah para dokter yang kini menjabat sebagai pejabat publik masih boleh membuka praktik kedokteran?

Sejumlah ahli hukum administrasi dan etika profesi menjelaskan bahwa tidak ada larangan bagi kepala daerah yang berprofesi sebagai dokter untuk membuka praktik, selama dilakukan di luar jam kerja atau pada hari libur, dan tidak mengganggu tugas serta tanggung jawabnya sebagai pejabat publik.

Ketentuan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, yang memberikan hak bagi setiap dokter pemegang Surat Izin Praktik (SIP) untuk tetap menjalankan profesinya, selama tidak melanggar etika dan ketentuan kedinasan.

“Seorang kepala daerah yang berlatar belakang dokter tetap bisa membuka praktik di luar jam kerja, asalkan tidak mengganggu tugas pemerintahan dan tidak menimbulkan konflik kepentingan,” ujar seorang pakar hukum administrasi pemerintahan di Jakarta, Senin (14/10).

Langkah ini bahkan dinilai positif karena memperkuat koneksi antara pelayanan publik dan pelayanan kemanusiaan, di mana seorang dokter-pemimpin tetap bisa menjaga kedekatannya dengan masyarakat melalui praktik kesehatan.

Berikut daftar 38 dokter yang kini menjabat sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024:

  1. Dr. Reny A. Lamdjido, Sp.Pk., M.Kes – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah
  2. Dr. Jihan Nurlela, MM – Wakil Gubernur Lampung
  3. Dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked (Pd)., Sp.PD – Bupati Deli Serdang
  4. Dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.Og, MKM – Bupati Labuhan Batu
  5. Brigjen Pol (Purn). Dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes – Bupati Karo
  6. Dr. Dr. Zulmaeta, Sp.OG, Subsp.KFM – Wali Kota Payakumbuh
  7. Dr. Dr. H. Maulana, M.K.M – Wali Kota Jambi
  8. Dr. Ardito Wijaya, M.K.M – Bupati Lampung Tengah
  9. Dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG, MM – Bupati Cianjur
  10. Dr. Robby Hernawan, Sp.OG, Subsp.KFM – Wali Kota Salatiga
  11. Dr. Hj. Eisti’Anah, S.E – Bupati Demak
  12. Dr. Amalia Desiana – Bupati Banjarnegara
  13. Dr. (HC) Dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG, Subsp.F.E.R – Wali Kota Yogyakarta
  14. Dr. H. Aminuddin, Sp.OG, Subsp.Obsos, M.Kes – Wali Kota Probolinggo
  15. Dr. Mohammad Haris – Bupati Probolinggo
  16. Dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG – Bupati Buleleng
  17. Dr. Christian Widodo – Wali Kota Kupang
  18. Dr. Stefanus Bria Seran, MPH – Bupati Malaka
  19. Dr. Karolin Margret Natasa, MH – Bupati Landak
  20. Dr. Fahmi Fadli – Bupati Paser
  21. Dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG – Wali Kota Bontang
  22. Dr. H. Khairul, M.Kes – Wali Kota Tarakan
  23. Dr. Weny Gaib, Sp.M – Wali Kota Kotamobagu
  24. Dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM – Wali Kota Kendari
  25. Dr. Verna G. M. Inkiriwang – Bupati Poso
  26. Dr. Dr. Delis Julkarson Hehi, MARS – Bupati Morowali Utara
  27. Dr. Zadrak Tombeg, Sp.A – Bupati Tana Toraja
  28. Dr. Heri Al Hilal – Wakil Bupati Aceh Tenggara
  29. Dr. Asep Surya Atmaja – Wakil Bupati Bekasi
  30. Dr. Sri Harso, Sp.S, M.Kes – Wakil Wali Kota Magelang
  31. Dr. Muhammad Rizal Octavian – Wakil Bupati Mojokerto
  32. Dr. Purnomo Hadi – Wakil Bupati Madiun
  33. Dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., MHP – Wakil Bupati Gresik
  34. Dr. Irfan – Wakil Bupati Bima
  35. Dr. Yulianus Weng, M.Kes – Wakil Bupati Manggarai Barat
  36. Dr. Richard Henry Marten Sualang – Wakil Wali Kota Manado
  37. Dr. Baso Rahmanuddin, MM, M.Kes – Wakil Bupati Wajo
  38. Dr. Juliana C. Ratuanak – Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar

Dengan banyaknya dokter yang kini dipercaya rakyat untuk memimpin daerah, diharapkan kebijakan publik di sektor kesehatan akan semakin diperkuat. Di sisi lain, keterlibatan mereka yang masih aktif melayani masyarakat melalui praktik medis pada hari libur menjadi bentuk nyata pengabdian ganda: melayani sebagai pemimpin dan sebagai tenaga kesehatan.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar