Dokter pemimpin yang tetap menyembuhkan.
Jakarta — Profesi dokter kini semakin banyak mewarnai dunia pemerintahan di Indonesia. Hasil Pilkada Serentak 2024 mencatat sebanyak 38 dokter resmi menjabat sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah di berbagai wilayah Tanah Air. Fenomena ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kalangan tenaga medis untuk memimpin daerah.
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kiprah para kepala daerah berlatar belakang medis, muncul pertanyaan: apakah para dokter yang kini menjabat sebagai pejabat publik masih boleh membuka praktik kedokteran?
Sejumlah ahli hukum administrasi dan etika profesi menjelaskan bahwa tidak ada larangan bagi kepala daerah yang berprofesi sebagai dokter untuk membuka praktik, selama dilakukan di luar jam kerja atau pada hari libur, dan tidak mengganggu tugas serta tanggung jawabnya sebagai pejabat publik.
Ketentuan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, yang memberikan hak bagi setiap dokter pemegang Surat Izin Praktik (SIP) untuk tetap menjalankan profesinya, selama tidak melanggar etika dan ketentuan kedinasan.
“Seorang kepala daerah yang berlatar belakang dokter tetap bisa membuka praktik di luar jam kerja, asalkan tidak mengganggu tugas pemerintahan dan tidak menimbulkan konflik kepentingan,” ujar seorang pakar hukum administrasi pemerintahan di Jakarta, Senin (14/10).
Langkah ini bahkan dinilai positif karena memperkuat koneksi antara pelayanan publik dan pelayanan kemanusiaan, di mana seorang dokter-pemimpin tetap bisa menjaga kedekatannya dengan masyarakat melalui praktik kesehatan.
Berikut daftar 38 dokter yang kini menjabat sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024:
- Dr. Reny A. Lamdjido, Sp.Pk., M.Kes – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah
- Dr. Jihan Nurlela, MM – Wakil Gubernur Lampung
- Dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked (Pd)., Sp.PD – Bupati Deli Serdang
- Dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.Og, MKM – Bupati Labuhan Batu
- Brigjen Pol (Purn). Dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes – Bupati Karo
- Dr. Dr. Zulmaeta, Sp.OG, Subsp.KFM – Wali Kota Payakumbuh
- Dr. Dr. H. Maulana, M.K.M – Wali Kota Jambi
- Dr. Ardito Wijaya, M.K.M – Bupati Lampung Tengah
- Dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG, MM – Bupati Cianjur
- Dr. Robby Hernawan, Sp.OG, Subsp.KFM – Wali Kota Salatiga
- Dr. Hj. Eisti’Anah, S.E – Bupati Demak
- Dr. Amalia Desiana – Bupati Banjarnegara
- Dr. (HC) Dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG, Subsp.F.E.R – Wali Kota Yogyakarta
- Dr. H. Aminuddin, Sp.OG, Subsp.Obsos, M.Kes – Wali Kota Probolinggo
- Dr. Mohammad Haris – Bupati Probolinggo
- Dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG – Bupati Buleleng
- Dr. Christian Widodo – Wali Kota Kupang
- Dr. Stefanus Bria Seran, MPH – Bupati Malaka
- Dr. Karolin Margret Natasa, MH – Bupati Landak
- Dr. Fahmi Fadli – Bupati Paser
- Dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG – Wali Kota Bontang
- Dr. H. Khairul, M.Kes – Wali Kota Tarakan
- Dr. Weny Gaib, Sp.M – Wali Kota Kotamobagu
- Dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM – Wali Kota Kendari
- Dr. Verna G. M. Inkiriwang – Bupati Poso
- Dr. Dr. Delis Julkarson Hehi, MARS – Bupati Morowali Utara
- Dr. Zadrak Tombeg, Sp.A – Bupati Tana Toraja
- Dr. Heri Al Hilal – Wakil Bupati Aceh Tenggara
- Dr. Asep Surya Atmaja – Wakil Bupati Bekasi
- Dr. Sri Harso, Sp.S, M.Kes – Wakil Wali Kota Magelang
- Dr. Muhammad Rizal Octavian – Wakil Bupati Mojokerto
- Dr. Purnomo Hadi – Wakil Bupati Madiun
- Dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., MHP – Wakil Bupati Gresik
- Dr. Irfan – Wakil Bupati Bima
- Dr. Yulianus Weng, M.Kes – Wakil Bupati Manggarai Barat
- Dr. Richard Henry Marten Sualang – Wakil Wali Kota Manado
- Dr. Baso Rahmanuddin, MM, M.Kes – Wakil Bupati Wajo
- Dr. Juliana C. Ratuanak – Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar
Dengan banyaknya dokter yang kini dipercaya rakyat untuk memimpin daerah, diharapkan kebijakan publik di sektor kesehatan akan semakin diperkuat. Di sisi lain, keterlibatan mereka yang masih aktif melayani masyarakat melalui praktik medis pada hari libur menjadi bentuk nyata pengabdian ganda: melayani sebagai pemimpin dan sebagai tenaga kesehatan.(P)


