PMI Kota Bukit tinggi.
Bukittinggi, Sumbar – Di hari jadi palang merah Indonesia (PMI) yang ke – 80 ,PMI kota bukit tinggi gelar donor darah masal untuk mewujudkan kepedulian antar sesama.
Dalam wawancara awak media ke Ketua PMI Kota Bukittinggi, H. Chairunnas, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang tetap dilaksanakan meski kondisi keuangan organisasi terbatas.

“Satu tetes darah sangat berarti bagi sesama. Karena itu, kami berharap partisipasi masyarakat agar kegiatan ini berjalan lancar,” ujarnya.
Menurut H.Chairunnas, kebutuhan darah di rumah sakit setiap harinya cukup tinggi, terutama bagi pasien operasi, korban kecelakaan, hingga penderita penyakit tertentu. Dengan adanya donor darah massal, diharapkan stok darah bisa aman.
“Ini bukan hanya perayaan ulang tahun PMI, tetapi wujud nyata kepedulian kita semua. Donor darah harus menjadi budaya karena manfaatnya besar, baik untuk yang menerima maupun bagi kesehatan pendonor,” tutup Chairunnas.

Kegiatan donor darah dijadwalkan pada pukul 09.00 WIB hingga selesai. Panitia menargetkan ratusan kantong darah dapat terkumpul untuk memenuhi kebutuhan darah rumah sakit di Bukittinggi dan sekitarnya.
Selain donor darah, PMI juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sukarelawan yang sudah mendonorkan darah sebanyak 10x, 25x, 50x hingga 75x.
Penghargaan ini disebut sebagai bentuk apresiasi terhadap para “pahlawan kemanusiaan” yang konsisten membantu sesama.
Tak hanya untuk pendonor aktif, PMI Bukittinggi juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah instansi yang selama ini telah menjalin kerja sama dan memberikan dukungan nyata terhadap berbagai kegiatan donor darah.
Hal ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kepedulian bersama dalam memenuhi kebutuhan darah di daerah.
Untuk menambah semaraknya acara, PMI juga menyiapkan bingkisan menarik bagi peserta donor. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk ikut serta dalam donor darah massal yang di selenggarakan ini.(P/R)


