Gapoktan Saiyo Sarilamak Gelar Pertemuan Rutin, Perkuat Sinergi Menuju Swasembada Pangan

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
2 Min Read

Sarilamak, Jumat (9/01/26), Portalpcvnews.net — Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Saiyo Nagari Sarilamak kembali menggelar pertemuan rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Jumat pada minggu kedua setelah Salat Jumat.

Kegiatan ini berlangsung di kediaman salah satu anggota kelompok tani dan dilaksanakan secara bergilir di jorong yang berbeda setiap bulannya sebagai bentuk penguatan kebersamaan dan partisipasi petani.

Pertemuan kali ini dirangkai dengan agenda pisah sambut Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). PPL lama, Bu Eldaneti, secara resmi digantikan oleh Pak Oki Ankeli Lapase dan Bu Ranti, yang akan melanjutkan tugas pembinaan sektor pertanian di Nagari Sarilamak.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Pelayanan Nagari Sarilamak, Jorong Aia Putih, unsur Badan Musyawarah (Bamus), Direktur BUMNag Sarilamak, para penyuluh pertanian Kecamatan Harau, serta pengurus dan anggota Gapoktan Saiyo bersama para petani Nagari Sarilamak.

Dalam sambutannya, Ketua Gapoktan Saiyo, Sotra Fanda, menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan strategis yang dihadapi petani di Nagari Sarilamak.

Ia menekankan pentingnya musyawarah dan kolaborasi lintas sektor agar tantangan pertanian dapat diselesaikan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.

Sementara itu, Direktur BUMNag Sarilamak memaparkan target dan peran BUMNag dalam mendukung kemajuan pertanian, khususnya melalui skema pembiayaan dan penguatan ekonomi petani berbasis potensi lokal. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Dari sisi kebijakan, Kasi Pelayanan Nagari Sarilamak menyampaikan komitmen pemerintah nagari dalam mendukung ketahanan pangan dengan mengalokasikan 20 persen anggaran desa untuk sektor tersebut, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara petani, pemerintah nagari, penyuluh, dan lembaga ekonomi desa.

Dengan hadirnya dua PPL baru, diharapkan pelaksanaan program pertanian semakin efektif dan mampu menjembatani target pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kebutuhan riil petani.

Melalui kolaborasi yang solid dan perencanaan yang terintegrasi, Nagari Sarilamak optimistis dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar