Jakarta | Portalpcvnews.net — Performa impresif Timnas U-23 Vietnam di ajang Piala Asia U-23 2026 menuai apresiasi dari pakar sepak bola asal Eropa, Jernej Kamensek.
Pria asal Slovenia tersebut menilai Vietnam telah menunjukkan kematangan permainan yang menempatkan mereka di level berbeda dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Vietnam tampil konsisten sepanjang turnamen yang berlangsung di Arab Saudi.
Tim asuhan Kim Sang-sik berhasil mengakhiri kompetisi dengan status peringkat ketiga terbaik, sebuah capaian yang mempertegas kebangkitan sepak bola muda Vietnam di level Asia.
Pada fase grup, Vietnam tampil dominan di Grup A dengan menyapu bersih seluruh pertandingan.
Mereka mengalahkan Yordania 2-0, menundukkan Kirgistan 2-1, serta menang tipis 1-0 atas tuan rumah Arab Saudi. Konsistensi tersebut berlanjut di babak perempat final saat Vietnam menyingkirkan Uni Emirat Arab dengan skor 3-2.
Langkah Vietnam menuju final terhenti setelah takluk 0-3 dari China di semifinal. Namun, Khuat Van Khang dan kolega mampu bangkit pada laga perebutan tempat ketiga dengan menundukkan Korea Selatan melalui drama adu penalti 7-6, setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Capaian tersebut mendapat pujian langsung dari Kamensek. Ia menilai kekuatan utama Vietnam terletak pada kolektivitas dan disiplin permainan.
“Saya rasa tim U-23 Vietnam mengejutkan banyak orang, tetapi yang lebih penting, mereka membuktikan diri sebagai tim yang sangat solid,” ujar Kamensek, dikutip dari Thethao247.
“Mereka disiplin, saling memahami, dan bermain untuk kepentingan tim. Itulah kekuatan terbesar mereka.”
Lebih jauh, Kamensek menyebut Vietnam kini telah melampaui level persaingan Asia Tenggara, termasuk dibandingkan dengan Timnas Indonesia. Menurutnya, Vietnam seharusnya mulai memosisikan diri sebagai bagian dari kekuatan baru Asia.
“Elemen-elemen fundamental sepak bola Vietnam terus membaik. Kesenjangan dengan tim-tim kuat Asia semakin menyempit,” katanya.
“Vietnam tidak perlu lagi membandingkan diri dengan tim-tim Asia Tenggara lainnya, termasuk Indonesia.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Vietnam kini dipandang sebagai kekuatan serius di sepak bola Asia usia muda, sekaligus mencerminkan hasil dari pembinaan jangka panjang yang konsisten dan terstruktur.(Yolan)


