Payakumbuh |Portalpcvnews.net — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menilai Gerakan Penanaman Sejuta Pohon yang digagas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selaras dengan kebijakan daerah dalam memperkuat perlindungan lingkungan hidup sekaligus mendukung upaya mitigasi bencana.
Hal tersebut disampaikan Asisten II Setdako Payakumbuh, Yasrizal, saat mewakili Wali Kota Payakumbuh dalam kegiatan penanaman pohon di kawasan Batang Agam, Jumat (30/1/2026).
“Gerakan penanaman pohon ini merupakan bagian penting dari arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga daya dukung lingkungan serta mengurangi risiko bencana hidrologis,” ujar Yasrizal.
Ia menegaskan bahwa pelestarian lingkungan memerlukan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan masyarakat. Menurutnya, inisiatif yang dilakukan Balai POM di Payakumbuh menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah mendorong agar gerakan seperti ini dilakukan secara konsisten dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata,” katanya.
Yasrizal menambahkan, keberlanjutan program menjadi faktor kunci agar manfaat ekologis yang dihasilkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap kegiatan ini diikuti dengan perawatan dan pengelolaan yang baik sehingga manfaat ekologisnya dapat dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya hari ini tetapi juga oleh generasi mendatang,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Payakumbuh, Dio Ramondrana, menyatakan bahwa Gerakan Penanaman Sejuta Pohon merupakan wujud komitmen BPOM dalam mendukung agenda nasional pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.
“BPOM tidak hanya berperan dalam pengawasan obat dan makanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Dio.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun BPOM ke-25 dan dirancang untuk dilaksanakan secara berkelanjutan selama tiga tahun ke depan di seluruh wilayah kerja BPOM di Indonesia.
Khusus di wilayah kerja Balai POM di Payakumbuh, penanaman pohon akan dilakukan secara bertahap dengan target 12.000 pohon yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
“Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat dapat memastikan pohon-pohon yang ditanam dirawat dengan baik, sehingga manfaat ekologisnya benar-benar optimal,” pungkasnya.(P)


