Jakarta, Portalpcvnews.net — Tim pencak silat Indonesia kembali menegaskan dominasinya di tingkat Asia Tenggara setelah mencatatkan prestasi gemilang pada SEA Games 2025 yang digelar di Thailand.
Kontingen Merah Putih berhasil membawa pulang total 12 medali, terdiri dari 4 emas, 1 perak, dan 7 perunggu, menjadikan pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga penyumbang medali terbanyak bagi Indonesia.
Empat medali emas diraih melalui penampilan impresif para atlet terbaik nasional. Tito Hendra Septa Kurnia tampil dominan di kelas E putra (65–70 kg) dengan mengalahkan wakil Malaysia di partai final.
Safira Dwi Meilani juga menunjukkan kelasnya setelah merebut emas kelas B putri (55 kg) usai menundukkan pesilat Vietnam.
Sementara itu, Muhammad Zaki Zikrillah Prasong memastikan emas di kelas 60 kg putra setelah lawannya dinyatakan mundur (walk over).
Medali emas keempat dipersembahkan oleh tim beregu seni putra yang diperkuat Andika Dhanireksa, Asep Yuldan Sani, dan Rano Slamet Nugraha, dengan skor tinggi 9,965, mengungguli para pesaing dari negara lain.
Selain emas, Indonesia juga meraih medali perak melalui Khoirudin Mustakim di kelas under 45 kg, serta tujuh medali perunggu dari berbagai nomor pertandingan, melengkapi capaian gemilang cabang pencak silat di pesta olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut.
Prestasi ini semakin mengukuhkan pencak silat sebagai cabang unggulan Indonesia di level regional.
Sejumlah atlet peraih emas, termasuk Safira Dwi Meilani dan Tito Hendra Septa Kurnia, menyatakan harapan untuk melangkah ke panggung yang lebih tinggi, seperti Asian Games dan bahkan Olimpiade, apabila pencak silat kelak dipertandingkan secara resmi.
Dengan hasil ini, Indonesia tidak hanya mempertahankan reputasi sebagai kekuatan utama pencak silat Asia Tenggara, tetapi juga menunjukkan konsistensi pembinaan atlet yang mampu bersaing di level internasional.(Yolan)


