Dinas Pertanian Limapuluh Kota Dorong Kemandirian Bibit Perkebunan Berlabel

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Limapuluh Kota, Portalpcvnews.net — Dinas Pertanian Kabupaten Limapuluh Kota menggelar kegiatan penumbuhan penangkar bibit perkebunan berlabel dengan melibatkan 13 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari 13 kecamatan.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dan dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian setempat, Senin (15/12/2025).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Limapuluh Kota, Witra Porsepwandi, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan menjadikan Limapuluh Kota sebagai sentra benih dan bibit perkebunan yang mandiri, berkualitas, dan berdaya saing.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemandirian benih dan bibit perkebunan di Kabupaten Limapuluh Kota, sekaligus menghasilkan bibit perkebunan berlabel yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar,” ujar Witra di sela-sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan berupa biji kakao serta sarana dan prasarana pembibitan kepada para petani dan Gapoktan. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi serta mutu bibit perkebunan lokal.

Witra mengakui, selama ini kebutuhan bibit perkebunan di Limapuluh Kota masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti Lampung dan Pulau Jawa. Jarak distribusi yang jauh, menurutnya, kerap berdampak pada penurunan kualitas bibit.

“Dengan adanya penangkar bibit perkebunan berlabel di Limapuluh Kota, kami berharap kualitas dan kuantitas bibit dapat meningkat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bibit dari luar daerah,” katanya.

Ia menambahkan, hasil pembibitan dari kelompok penangkar nantinya akan dilaporkan dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat dan provinsi sebagai bagian dari penyediaan bibit perkebunan bersertifikat.

“Ke depan, Limapuluh Kota diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bibit perkebunan sendiri, bahkan menjadi pemasok bagi daerah lain,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang peserta kegiatan, Misparizon Dt. Momad Kayo dari Kelompok Tani Pejuang Tani Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah kepada kelompoknya.

“Kami merasa bangga dan berterima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Pertanian serta Bapak Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota yang telah mempercayai kelompok kami sebagai salah satu penangkar bibit kakao,” ujarnya.

Ia menyebutkan, selama ini petani setempat harus membeli bibit dari luar daerah.

Dengan adanya program penangkaran bibit, kelompok tani kini dapat memproduksi bibit sendiri untuk memenuhi kebutuhan internal maupun masyarakat sekitar.

“Ini adalah langkah nyata pemerintah daerah dalam mengutamakan kepentingan ekonomi masyarakat. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” katanya.

Misparizon berharap program-program yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat dapat terus berlanjut.

Menurutnya, kemandirian bibit akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ekonomi masyarakat hidup, kabupaten makmur,” pungkasnya.(p)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar