Payakumbuh |Portalpcvnews.net – Suasana santai namun penuh makna mewarnai diskusi ringan yang digelar di Uda Expresso, Kota Payakumbuh, Selasa (21/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Partai Golkar, H. Dahler, SH, menyampaikan pandangannya terkait polemik pembangunan Pasar Payakumbuh yang hingga kini masih menjadi perhatian berbagai pihak.
Menurut H. Dahler, perbedaan pandangan yang muncul dalam proses pembangunan pasar sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Ia menilai seluruh pihak yang berkepentingan perlu duduk bersama untuk mencari solusi terbaik agar persoalan tersebut tidak terus menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.
“Semua pihak harus mengedepankan komunikasi dan kebersamaan. Duduk bersama merupakan langkah terbaik untuk menyelesaikan polemik yang ada sehingga ke depan tidak terjadi benturan kepentingan,” ujarnya.
H. Dahler menyampaikan pandangan tersebut berbekal pengalaman panjangnya di bidang pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh pada periode 2014–2022, sebelum dipercaya masyarakat menjadi Anggota DPRD Kota Payakumbuh periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Golkar.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau dalam menyelesaikan persoalan. Dengan mengutip pepatah Minang, H. Dahler mengatakan, “Indak ado kusuik nan indak kasalasai,” yang bermakna tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan apabila semua pihak memiliki niat baik dan mengutamakan musyawarah.
Melalui semangat kebersamaan dan dialog yang konstruktif, H. Dahler berharap polemik pembangunan Pasar Payakumbuh dapat segera menemukan titik temu sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi para pedagang, masyarakat, dan kemajuan Kota Payakumbuh.(P)


