Padang Pariaman | Portalpcvnews.net — Warga dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di Korong Kandang Ampek, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Sabtu (24/1/2026) siang.
Kepala Polsek 2×11 Enam Lingkung, Iptu Deni Kurniawan, mengungkapkan bahwa laporan awal terkait temuan tersebut diterima pihak kepolisian sekitar pukul 13.30 WIB. Berdasarkan informasi sementara, kerangka manusia itu ditemukan terhimpun di antara material tanah, kayu, dan bebatuan yang diduga terbawa arus deras sungai saat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
“Setelah menerima laporan, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan proses evakuasi,” ujar Iptu Deni.
Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi tidak berjalan mudah mengingat kondisi kerangka yang tertimbun material alam. Petugas harus bekerja ekstra dan berhati-hati agar tidak merusak bagian-bagian penting yang diperlukan dalam proses identifikasi.
“Kondisi kerangka tidak utuh dan menyatu dengan material banjir. Oleh karena itu, evakuasi dilakukan secara perlahan dan dengan penanganan khusus,” jelasnya.
Setelah proses evakuasi rampung, kerangka tersebut akan dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk menjalani pemeriksaan medis dan otopsi guna mengetahui identitas serta penyebab kematian.
Dari dugaan awal, pihak kepolisian menduga kerangka tersebut merupakan korban banjir bandang yang terjadi sebelumnya di kawasan tersebut. Meski demikian, Deni menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menarik kesimpulan apa pun sebelum hasil pemeriksaan medis keluar.
“Kami belum bisa memastikan identitas maupun penyebab kematian. Semua masih menunggu hasil otopsi dan pemeriksaan lanjutan dari tim medis,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga akibat bencana banjir bandang agar segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk membantu proses pencocokan data dan identifikasi.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan lokasi penemuan tetap berada dalam pengamanan kepolisian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(Ade Candra)


