Korban Penggusuran di Jorong Tabiang Terima Bantuan Sembako dan Donasi Tunai dari Nagari serta Masyarakat

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Lima Puluh Kota |Portalpcvnews.net – Wujud kepedulian terhadap warga terdampak penggusuran di Jorong Tabiang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, terus mengalir dari pemerintah nagari dan masyarakat.

Pada Sabtu, 20 Juni 2026, Pemerintah Nagari Sungai Kamuyang menyalurkan bantuan paket sembako kepada 10 kepala keluarga (KK) yang terdampak penggusuran. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Nagari Sungai Kamuyang, Isral, didampingi perangkat nagari. Dalam proses penyaluran, turut membantu Relawan kemanusiaan Amna untuk memastikan bantuan diterima oleh seluruh penerima manfaat.

Setiap keluarga menerima paket kebutuhan pokok berupa 15 kilogram beras, 30 butir telur, 1 kilogram gula pasir, 1 kilogram susu, 1 bungkus roti, 1 kilogram sarden, 1 dus mi instan, serta 2 liter minyak goreng. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Kepedulian terhadap warga tidak berhenti sampai di situ. Pada Senin, 6 Juli 2026, para korban kembali menerima bantuan berupa dana tunai sebesar Rp10 juta yang merupakan hasil penggalangan dana oleh Himpunan Masyarakat Peduli di perantauan bersama masyarakat di kampung.

Wali Nagari Sungai Kamuyang, Isral, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah nagari setelah melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak penggusuran. Menurutnya, pemerintah nagari memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memberikan dukungan kepada warganya yang sedang menghadapi kesulitan.

Lebih lanjut, Isral mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menguatkan kebersamaan dalam membangun Nagari Sungai Kamuyang.

“Ke depan, mari kita aktifkan kembali peran kita semua dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di Nagari Sungai Kamuyang. Pemerintah nagari tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kebersamaan seluruh unsur, mulai dari masyarakat, niniak mamak, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga seluruh pihak terkait agar kita dapat mewujudkan Nagari Sungai Kamuyang yang lebih baik, maju, dan harmonis,” ujarnya.

Sementara itu, Relawan Kemanusiaan Amna menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah nagari, masyarakat, dan para perantau dalam membantu warga terdampak. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Bantuan sembako maupun donasi tunai tersebut menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kepedulian dan gotong royong masih terjaga di tengah masyarakat. Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah nagari, masyarakat, perantau, niniak mamak, tokoh masyarakat, dan generasi muda terus diperkuat demi menciptakan Nagari Sungai Kamuyang yang semakin maju, peduli, dan sejahtera.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar