“Wawako Elzadaswarman Dorong Kelurahan Jadi Garda Terdepan Pelayanan Publik Payakumbuh”

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
4 Min Read

Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Rabu (15/10/2025).

Payakumbuh — Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menegaskan pentingnya peran kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik dan pembangunan di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Penilaian Tahap II (Ekspos dan Wawancara) Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2025, yang digelar di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Rabu (15/10/2025).

Menurut Wawako, kegiatan ini menjadi wadah penting bagi kelurahan untuk menunjukkan inovasi, kreativitas, dan kemampuan dalam mengelola potensi wilayah masing-masing.

“Kami mendukung dan mengapresiasi penyelenggaraan penilaian kelurahan ini. Melalui kegiatan ini, kelurahan akan semakin termotivasi menggali potensi serta mendapat masukan berharga untuk pembenahan di masa depan,” ujar Wawako Elzadaswarman.

Ia menambahkan, lomba kelurahan bukan sekadar ajang kompetisi tahunan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan di tingkat yang paling dekat dengan masyarakat.

“Tunjukkan bahwa kelurahan bukan hanya unit administrasi, tetapi juga ujung tombak pelayanan dan pembangunan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tegasnya.

Elzadaswarman berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif warga dalam mempercepat pembangunan ekonomi dan sosial di tingkat kelurahan.

“Kita ingin melahirkan kelurahan yang tangguh dan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Om Zet itu juga berpesan kepada tim penilai agar proses penilaian dilakukan dengan objektif, transparan, dan profesional.

“Kami berharap hasil lomba ini benar-benar mencerminkan kualitas dan kinerja terbaik dari masing-masing kelurahan,” katanya.

Selain itu, Wawako juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lurah, perangkat kelurahan, LPM, tokoh masyarakat, alim ulama, dan pemuda atas dedikasi serta kerja sama mereka dalam memajukan wilayah masing-masing.

“Selamat berlomba. Jadikan kegiatan ini sebagai langkah untuk mempercepat terwujudnya masyarakat Payakumbuh yang sejahtera,” tutupnya.


Penilaian Dilakukan Dua Tahap

Sementara itu, Tim Penilai Elfriza “Chece” Zaharman bersama Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Eni Muis Zulmaeta, menjelaskan bahwa penilaian lomba kelurahan tahun ini dibagi menjadi dua tahap.

Tahap pertama berupa penilaian administrasi telah dilaksanakan pada 10 Oktober 2025, sedangkan tahap kedua yang digelar hari ini berfokus pada ekspos dan wawancara.

“Bobot penilaian administrasi sebesar 30 persen, sedangkan ekspos dan wawancara memiliki bobot 70 persen,” jelas Chece.

Penilaian mencakup tiga bidang utama: pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Dalam sesi wawancara, setiap lurah didampingi oleh 10 orang unsur terkait dari kelurahan dan kecamatan.

Indikator penilaian terdiri dari performance (25 persen) dan indikator per bidang (75 persen) dengan total 19 indikator, masing-masing mencakup lima indikator bidang pemerintahan, lima bidang kewilayahan, dan sembilan bidang kemasyarakatan.


Lima Kelurahan Ikuti Lomba Tahun Ini

Ketua pelaksana kegiatan, Atemugiarae, yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Payakumbuh, menyebutkan terdapat lima kelurahan yang menjadi peserta lomba tahun ini, mewakili masing-masing kecamatan di Kota Payakumbuh.

Kelima kelurahan tersebut yaitu:

  1. Kelurahan Bulakan Balai Kandi (Kecamatan Payakumbuh Barat)
  2. Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang (Kecamatan Payakumbuh Selatan)
  3. Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo (Kecamatan Payakumbuh Utara)
  4. Kelurahan Padang Alai Bodi (Kecamatan Payakumbuh Timur)
  5. Kelurahan Koto Panjang Dalam (Kecamatan Lamposi Tigo Nagori)

Setelah tahap ekspos dan wawancara ini, tim penilai akan melaksanakan klarifikasi lapangan untuk memverifikasi hasil penilaian yang telah dilakukan pada dua tahap sebelumnya.(Paul)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar