John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia dan Timnas U-23

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Jakarta, Portalpcvnews.net — Pelatih anyar Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan komitmennya untuk tidak mengulang pendekatan kepelatihan yang sebelumnya diterapkan oleh Patrick Kluivert saat menangani Skuad Garuda.

Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025 untuk menggantikan Shin Tae-yong.

Namun, kedatangannya ke Tanah Air kala itu turut dibarengi dengan masuknya rombongan besar staf kepelatihan asal Belanda.

Tercatat, sedikitnya 11 orang menjadi bagian dari struktur tim di bawah komando legenda sepak bola Belanda tersebut.

Kluivert didampingi oleh tiga asisten pelatih utama, yakni Denny Landzaat, Alex Pastoor, dan Gerald Vanenburg, serta pelatih fisik Quentin Jakoba. Sektor penjaga gawang ditangani oleh Sjoerd Woudenberg dan Damian van Rensburg.

Selain itu, posisi pendukung lain seperti fisioterapis, analis video, hingga pengembangan tim diisi oleh Leo Echteld, Chesley ter Oever, Jordy Kluitenberg, Bram Verbruggen, dan Regi Blinker.

Namun, struktur kepelatihan yang gemuk tersebut tidak berbanding lurus dengan prestasi di lapangan.

Timnas Indonesia gagal mewujudkan target lolos ke Piala Dunia 2026, yang akhirnya berujung pada penghentian kerja sama dengan Kluivert dan seluruh stafnya pada Oktober 2025.

Memasuki era baru, PSSI secara resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026).

Pelatih asal Inggris tersebut dikontrak selama dua tahun, dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya.
Berbeda dengan pendahulunya, Herdman datang dengan pendekatan yang lebih inklusif.

Selain dipercaya menangani Timnas senior, ia juga diminta membina Timnas U-23 Indonesia, menetap di Indonesia, serta melibatkan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan nasional.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa keterbukaan Herdman terhadap pelatih lokal menjadi salah satu pertimbangan utama PSSI dalam menunjuknya sebagai pelatih kepala.

“Kami menanyakan secara langsung, apakah dia akan membawa seluruh tim kepelatihannya sendiri atau membuka ruang bagi pelatih lokal,” ujar Sumardji.

Menurut Sumardji, Herdman memberikan jawaban yang dinilai mencerminkan rasa hormat terhadap sepak bola Indonesia.

“Dia menyampaikan hanya akan membawa paling banyak dua sampai tiga orang kepercayaannya. Selebihnya, dia ingin bekerja bersama pelatih dan asisten lokal Indonesia. Itu menjadi kebanggaan bagi kami,” tambahnya.

Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan visi PSSI dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia sepak bola nasional, sekaligus memastikan keberlanjutan pembinaan jangka panjang.

“Hal-hal mendasar inilah yang akhirnya membuat kami sepakat memilih John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia,” pungkas Sumardji.

Dengan filosofi kepelatihan yang kolaboratif dan berorientasi pada pengembangan lokal, Herdman diharapkan mampu membuka babak baru bagi perjalanan Timnas Indonesia di level internasional.(Yolan)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar