Polda Banten Kerahkan 100 Personel untuk Operasi Aman Nusa II di Aceh

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Banten, Portalpcvnews.net — Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengerahkan sebanyak 100 personel untuk bergabung dalam Operasi Aman Nusa II BKO Polda Aceh Tahun 2025–2026.

Pelepasan personel dilakukan langsung oleh Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, melalui upacara resmi di Lapangan Mapolda Banten, Jumat (26/12/2025).

Ratusan personel tersebut, yang sebagian besar berasal dari Satuan Brigade Mobil (Satbrimob), akan menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh selama enam bulan ke depan.

Dalam amanatnya, Kapolda Banten menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam Operasi Aman Nusa merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat bencana.

“Keterlibatan personel Brimob Polda Banten dalam Operasi Aman Nusa adalah bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan berkontribusi secara langsung dalam penanganan pascabencana, dengan mengedepankan misi kemanusiaan,” ujar Irjen Pol. Hengki.

Kapolda menekankan agar seluruh personel yang bertugas menjaga integritas, disiplin, serta tanggung jawab selama menjalankan amanah negara.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

“Jaga moral, komitmen, dan profesionalisme. Kehadiran Polri harus memberikan rasa aman, harapan, dan kepercayaan bagi masyarakat terdampak bencana,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa peran Brimob tidak hanya terbatas pada aspek pengamanan, tetapi juga berada di garis terdepan dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari evakuasi korban, distribusi bantuan logistik, hingga dukungan pemulihan awal pascabencana.
Menurutnya, tantangan di lapangan tidaklah ringan.

Personel akan dihadapkan pada kondisi cuaca ekstrem, medan yang sulit, serta dinamika psikologis masyarakat yang terdampak bencana.

“Oleh karena itu, saya berharap seluruh personel menjunjung tinggi keikhlasan, empati, dan pendekatan humanis dalam setiap tindakan,” kata Hengki.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap, perilaku, dan tutur kata selama berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan yang humanis dinilai menjadi kunci utama dalam membangun rasa aman dan kenyamanan di tengah situasi krisis.

Selain itu, ia menekankan perlunya sinergi dan koordinasi lintas sektor selama pelaksanaan operasi, termasuk dengan jajaran Polda Aceh, TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, serta unsur terkait lainnya.

“Seluruh tugas harus dilaksanakan secara terpadu, terkoordinasi, dan berorientasi sepenuhnya pada kepentingan kemanusiaan,” tutup Kapolda.

Operasi Aman Nusa II merupakan salah satu operasi kemanusiaan Polri yang bertujuan mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana, sekaligus memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.(Yolan)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar