Tracing TB Terintegrasi CKG Digelar di Puskesmas Ibuh, Dinkes Payakumbuh Dorong Masyarakat Aktif Periksa Kesehatan

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
4 Min Read

PAYAKUMBUH |Portalpcvnews.net — Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh terus menggencarkan pelaksanaan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di berbagai wilayah kelurahan Kota Payakumbuh.

Kegiatan yang berlangsung mulai 5 Agustus hingga 18 November 2026 tersebut dilaksanakan secara bertahap di seluruh puskesmas yang ada di Kota Payakumbuh. Selain tracing TB, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan oleh tenaga profesional dari Dinas Kesehatan.

Pada Kamis, 27 Agustus 2026, kegiatan memasuki pelaksanaan hari ketujuh dan dipusatkan di Puskesmas Ibuh, dengan sasaran masyarakat Kelurahan Ibuh dan wilayah sekitarnya.

Pelaksanaan kegiatan sebelumnya diawali pada 5 Agustus 2026 di Puskesmas Tarok, wilayah Kelurahan Balai Tangah Koto. Selanjutnya kegiatan akan berlanjut ke sejumlah puskesmas lainnya, di antaranya wilayah Lamposi, Padang Karambia, Tiakar, dan puskesmas lainnya di Kota Payakumbuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr. Yanti, M.P.H, dalam sambutannya mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini TB sekaligus menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Ia menjelaskan bahwa TB merupakan penyakit yang dapat ditangani dan diobati sehingga masyarakat tidak perlu merasa minder ataupun menjauhi orang yang sedang menjalani pengobatan TB.

“Jangan kita anggap penyakit TB paru sebagai penyakit yang tidak bisa diobati. Jangan minder dan jangan pula menyisihkan orang yang menderita TB. Yang terpenting adalah melakukan pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan yang tepat,” ujar dr. Yanti.

Menurutnya, integrasi tracing TB dengan CKG menjadi langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Untuk masyarakat Kelurahan Ibuh, mari kita tingkatkan kesadaran untuk memeriksakan kesehatan. Dengan pemeriksaan dan deteksi dini, kita berharap masyarakat Kota Payakumbuh dapat terus hidup sehat,” pesannya.

Sementara itu, Camat Payakumbuh Barat, Drs. Eza, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan dalam kegiatan tracing TB.

Selain itu, Camat Payakumbuh Barat juga menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait sunat massal gratis yang akan dilaksanakan di tingkat kecamatan pada 28 Agustus 2026.

Kegiatan di Puskesmas Ibuh tersebut turut dihadiri Lurah Ibuh Wengky, Kepala Puskesmas Ibuh dr. Putri Sukmawati, Babinsa Ibuh, Bhabinkamtibmas Ibuh, serta masyarakat setempat. Sejumlah kelompok masyarakat, termasuk kelompok senam dan TP-PKK, juga turut berpartisipasi dalam kegiatan.

Pesan Dinas Kesehatan untuk Masyarakat

Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan. Deteksi dini menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat.

Masyarakat juga diharapkan tidak memberikan stigma atau menjauhi penderita TB. Dukungan keluarga dan lingkungan sangat penting agar pasien dapat menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas.

Melalui kegiatan tracing TB yang terintegrasi dengan CKG ini, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan, mengenali gejala penyakit sejak dini, serta bersama-sama menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat.

Kegiatan akan terus berlanjut hingga 18 November 2026 di berbagai puskesmas dan wilayah kelurahan Kota Payakumbuh. Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut dan tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar