Revitalisasi Sekolah Program Presiden Prabowo Berjalan, Kabid Dikdas Lima Puluh Kota Pantau Progres Sejumlah Sekolah

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Lima Puluh Kota |Portalpcvnews.net – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terus dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sehingga peserta didik dapat memperoleh lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan layak. Pada 2026, pemerintah pusat menargetkan revitalisasi menjangkau lebih dari 71 ribu satuan pendidikan secara nasional.

Di Kabupaten Lima Puluh Kota, pelaksanaan revitalisasi dan renovasi sejumlah satuan pendidikan mendapat perhatian dari jajaran Dinas Pendidikan. Kabid Dikdas Kabupaten Lima Puluh Kota, Endri Mulyadi, ST., MT., melakukan pemantauan terhadap progres pekerjaan di sejumlah sekolah penerima program.

Salah satu sekolah yang menjadi perhatian adalah SDN 01 Sarilamak, yang saat ini tengah melaksanakan rehabilitasi ruang kelas. Berdasarkan hasil pemantauan, pekerjaan rehabilitasi tersebut telah mencapai sekitar 50 persen.

Pemantauan juga dilakukan di SDN 04 Taeh Bukik. Sekolah tersebut mendapatkan program renovasi secara menyeluruh yang mencakup 7 ruang kelas, 1 ruang perpustakaan dan 1 toilet sekolah, dengan nilai anggaran sebesar Rp1.633.820.470. Hingga saat kunjungan dilakukan, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 43 persen.

Dalam kunjungannya, Endri Mulyadi memberikan sejumlah masukan kepada pihak sekolah agar pelaksanaan renovasi benar-benar mendapatkan perhatian, terutama terkait kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu penyelesaian.

Ia menekankan agar seluruh proses pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan dan ketentuan yang telah ditetapkan, sehingga hasil renovasi nantinya dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga sekolah.

“Pekerjaan renovasi ini harus benar-benar diperhatikan. Selain mengejar ketepatan waktu penyelesaian, kualitas pekerjaan juga harus menjadi perhatian utama agar hasilnya dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujar Endri Mulyadi dalam arahannya kepada pihak sekolah.

Selain SDN 01 Sarilamak dan SDN 04 Taeh Bukik, pemantauan juga mencakup SDN 06 Pandam Gadang serta SMPN 04 Bukik Barisan, yang mendapatkan program renovasi untuk dua ruang kelas.

Program revitalisasi satuan pendidikan memang mencakup pembangunan baru, rehabilitasi dan renovasi sarana-prasarana pendidikan, termasuk ruang belajar dan fasilitas pendukung lainnya. Pemerintah pusat menempatkan revitalisasi sebagai upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik.

Dengan adanya program tersebut, pemerintah berharap kondisi sarana pendidikan di daerah semakin baik dan mampu menunjang proses belajar mengajar. Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan juga menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan yang diberikan menghasilkan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan.

Melalui revitalisasi ini, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota terus mendorong agar pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan fasilitas sekolah yang layak, berkualitas dan memberikan manfaat langsung bagi siswa, guru serta seluruh warga sekolah.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar