Sekda Herman Azmar: Dasawisma Pilar Strategis Kesejahteraan Keluarga dari Rumah Tangga

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
2 Min Read

Kab.Lima Puluh Kota |Portalpcvnews.net — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui peran aktif Tim Penggerak PKK dan kelompok Dasawisma sebagai fondasi pembangunanPemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui peran aktif Tim Penggerak PKK dan kelompok Dasawisma sebagai fondasi pembangunan kesejahteraan keluarga. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah, Herman Azmar, saat membacakan sambutan Bupati pada Penilaian Lapangan Nominasi Lomba Dasawisma Tingkat Provinsi di Jorong Pincuran Botuang, Nagari VII Koto, Kecamatan Guguk, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa Tim Penggerak PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup keluarga. Menurutnya, pemberdayaan yang dimulai dari unit terkecil, yakni rumah tangga, menjadi kunci terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota mendukung penuh kegiatan pemberdayaan yang berangkat dari keluarga. Dasawisma menjadi instrumen penting dalam memastikan program berjalan nyata di tengah masyarakat,” ujar Herman Azmar.

Ia menambahkan, terpilihnya Kelompok Dasawisma Siam 7 sebagai nominasi penilaian tingkat provinsi di Sumatera Barat diharapkan menjadi pemicu semangat bagi kelompok Dasawisma lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas gerakan pemberdayaan di tingkat akar rumput.

Sementara itu, perwakilan Ketua TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Staf Ahli TP-PKK, Ny. Melinda Ahlul Badrito, menegaskan bahwa Dasawisma adalah ujung tombak gerakan PKK. Kelompok ini dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga melalui kegiatan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Melalui lomba ini, kami ingin menunjukkan semangat kebersamaan, inovasi, dan kerja nyata kelompok Dasawisma di Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai contoh praktik baik pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

Penilaian lapangan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi dan pembelajaran bersama dalam memperkuat peran Dasawisma sebagai penggerak kesejahteraan keluarga berbasis komunitas.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar