Padang Pariaman | Portalpcvnews.net — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Umum Padang–Bukittinggi, tepatnya di sekitar Masjid Raya Jannatus Salam, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, pada Jumat malam (23/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor polisi yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang dan sepeda motor Kawasaki KLX dengan nomor polisi BA 2490 VS yang datang dari arah berlawanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Padang Pariaman, Ipda Rudi Purnama, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi akibat benturan antara kedua kendaraan di lokasi kejadian, yang mengakibatkan sejumlah pengendara dan penumpang mengalami luka-luka.
“Akibat kecelakaan ini, total terdapat lima orang korban yang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis,” ujar Ipda Rudi Purnama, Sabtu (24/1/2026).
Pengendara Honda Scoopy berinisial NAS (perempuan) mengalami luka robek pada paha kanan serta patah kaki kanan. Korban sempat mendapat perawatan awal di Puskesmas Pasar Usang sebelum dirujuk ke RSUD Padang Pariaman untuk penanganan lanjutan.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Kawasaki KLX berinisial R (laki-laki) mengalami luka robek pada wajah serta patah pada bagian dagu dan dirujuk ke Rumah Sakit Yos Sudarso Padang.
Selain pengendara, tiga orang penumpang turut menjadi korban.
Penumpang Honda Scoopy berinisial RI (perempuan) mengalami luka lecet di wajah dan memar pada mata. Penumpang lainnya, NW (perempuan), mengalami luka lecet pada wajah serta nyeri pada kaki. Sementara penumpang Kawasaki KLX berinisial RH (laki-laki) mengalami luka lecet dan patah pada tangan kanan.
“Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis dan dipastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini,” jelas Ipda Rudi.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.Unit Gakkum Satlantas Polres Padang Pariaman telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
“Kami masih mendalami faktor penyebab kecelakaan, termasuk keterangan saksi-saksi di TKP,” tambahnya.
Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Ipda Rudi Purnama juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa tertib berlalu lintas, mematuhi peraturan, dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan, mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tutupnya.
(Ade Candra)


