Pariaman, Portalpcvnews.net — Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara resmi membuka Turnamen Futsal Karel Cup I Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Futsal Kelurahan Jalan Kereta Api, Kota Pariaman, Jumat (26/12/2025).
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan bola pertama (kick-off) oleh Wali Kota di tengah lapangan.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana serta para pemuda setempat yang telah menginisiasi kegiatan olahraga yang bersifat positif dan konstruktif bagi masyarakat.
Menurutnya, Turnamen Karel Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga berperan sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus wadah pembinaan dan penjaringan bibit atlet futsal potensial di Kota Pariaman.
“Turnamen ini bukan sekadar perebutan gelar juara, melainkan momentum untuk membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat sportivitas.
Pemerintah Kota Pariaman sangat mendukung kegiatan olahraga seperti Karel Cup, karena selain menjaga kesehatan, kegiatan ini menjadi ruang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat dan menjauhkan diri dari pengaruh negatif,” ujar Yota Balad.
Turnamen Futsal Karel Cup I Tahun 2025 diikuti oleh 24 tim dari berbagai wilayah di Kota Pariaman.
Selain memperebutkan piala juara, turnamen ini juga menyediakan total hadiah sebesar Rp8 juta. Kompetisi dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 26 Desember 2025 hingga 25 Januari 2026.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa olahraga futsal memiliki nilai-nilai penting yang dapat membentuk karakter generasi muda, seperti kerja sama tim, kedisiplinan, serta ketahanan mental.
“Di lapangan ini, para peserta tidak hanya bertanding untuk mencetak gol, tetapi juga belajar menghargai lawan, mematuhi aturan, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Saya berharap dari turnamen ini akan lahir atlet-atlet futsal berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Pariaman di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Yota Balad berpesan kepada seluruh tim peserta agar senantiasa menjunjung tinggi nilai fair play selama pertandingan berlangsung.
“Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Namun menjaga persaudaraan, kejujuran, dan sportivitas adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pungkasnya.(Ade Candra)


