Payakumbuh |Portalpcvnews.net — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melaksanakan silaturahmi Ramadan bersama jamaah Masjid Muslimin Balai Cacang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Selasa (10/03/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah kota juga menyerahkan sejumlah bantuan guna mendukung aktivitas keagamaan di masjid tersebut.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Payakumbuh untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Usai melaksanakan salat tarawih berjamaah, Wali Kota Zulmaeta menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat serta berharap Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan kebersamaan.
“Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga kita semua mendapatkan berkah yang sebesar-besarnya dari Allah SWT di bulan suci ini,” ujar Zulmaeta.
Dalam dialog bersama jamaah, Zulmaeta menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), yang menurutnya harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ia menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan, terutama bagi generasi muda.
Menurutnya, keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak dan membentengi mereka dari pengaruh negatif pergaulan.
“Kalau hanya mengandalkan pemerintah tentu akan sangat sulit. Karena itu harus dimulai dari keluarga, dengan memberikan pendidikan dan pengawasan yang baik kepada anak-anak kita,” katanya.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih aktif dalam membimbing dan mengawasi anak-anak di rumah, sehingga mereka memiliki fondasi moral yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Selain isu sosial, Zulmaeta turut menyampaikan pesan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengenai pentingnya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan membiasakan memilah sampah sejak dari rumah tangga.
Menurutnya, kebiasaan tersebut akan membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir sekaligus membuka peluang pengolahan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.
“Mulailah memilah sampah dari rumah, sehingga yang dibuang benar-benar sampah yang tidak bisa diolah lagi,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Zulmaeta juga membuka ruang dialog bagi masyarakat yang ingin menyampaikan gagasan, kritik, maupun usulan terkait pembangunan Kota Payakumbuh.
Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan warga.
“Kalau ada usulan yang ingin disampaikan, silakan datang dan berdiskusi. Mari kita bersama-sama membangun Kota Payakumbuh yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.
Kegiatan silaturahmi Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai religius, sosial, serta pembangunan kota.(P)


