Ana/Trias Menanjak Jelang Indonesia Masters 2026, Karel Mainaky Bidik Gelar Juara di Rumah Sendiri

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Jakarta, Portalpcvnews.net — Performa ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menunjukkan tren positif menjelang Indonesia Masters 2026. Progres signifikan yang diperlihatkan di Malaysia Open 2026 membuat pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, memasang target ambisius: gelar juara di hadapan publik sendiri.

Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias tampil mencuri perhatian saat berlaga di Kuala Lumpur.

Pada babak 16 besar Malaysia Open 2026, mereka sukses menyingkirkan unggulan tuan rumah Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dalam dua gim langsung dengan skor ketat 26-24, 21-17.

Kemenangan tersebut memiliki arti penting, tidak hanya karena diraih di hadapan pendukung lawan, tetapi juga menjadi ajang revans atas kekalahan Ana/Trias dari Pearly/Thinaah pada SEA Games Thailand 2025. Hasil ini sekaligus menegaskan peningkatan daya saing ganda putri Indonesia di level elite dunia.

Langkah Ana/Trias memang terhenti di perempat final setelah menghadapi pasangan Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee. Meski gagal melaju lebih jauh, mereka mampu memberikan perlawanan sengit dan menunjukkan kualitas permainan yang semakin solid.

Evaluasi Mental Jadi Fokus Utama

Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, mengaku puas dengan perkembangan anak asuhnya, terutama dari sisi teknis dan keberanian bermain di bawah tekanan.

“Penampilan Ana/Trias di Malaysia Open 2026 sudah cukup baik. Mengalahkan Pearly/Thinaah di rumah mereka merupakan pencapaian yang tidak mudah.

Secara performa mereka terus berkembang, tetapi secara tidak sadar mereka belum sepenuhnya yakin bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi,” ujar Karel dalam rilis resmi PBSI, Senin (12/1/2026).

Menurut Karel, aspek ketenangan dan kematangan mental masih menjadi pekerjaan rumah utama. Hal tersebut terlihat ketika menghadapi pasangan Korea Selatan, saat lawan mulai memancing Ana/Trias untuk menyerang lebih dulu.

“Ketika lawan mengubah pola dan memancing mereka menyerang, Ana/Trias justru terburu-buru ingin mematikan permainan. Padahal, poin-poin terbaik mereka datang dari bertahan lalu balik menyerang. Secara sederhana, mereka masih kalah matang,” jelasnya.

Target Tinggi di Indonesia Masters

Indonesia Masters 2026 yang akan berlangsung pada 20–25 Januari 2026 menjadi agenda terdekat sekaligus ujian penting bagi Ana/Trias. Bermain di kandang sendiri, ekspektasi publik tentu meningkat.

Karel berharap Ana/Trias mampu tampil lebih stabil, matang, dan konsisten, sekaligus menjadi motor kebangkitan sektor ganda putri Indonesia.

“Saya berharap di Indonesia Masters, Ana/Trias bisa tampil lebih baik, begitu juga dengan ganda putri lainnya. Target saya jelas, harus ada gelar juara untuk Indonesia,” pungkasnya.

Dengan progres yang terus menanjak dan evaluasi yang terarah, Ana/Trias kini memasuki fase krusial untuk membuktikan diri sebagai kekuatan utama ganda putri Indonesia di level internasional.(Yolan)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar