Lima Puluh Kota |Portalpcvnews.net — Peresmian Jembatan Garuda dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui video conference (Vidcom), Kamis (13/8/2026). Sebanyak 3.395 Jembatan Garuda di berbagai daerah diresmikan sebagai bagian dari upaya memperkuat akses dan konektivitas masyarakat, termasuk Jembatan Garuda di Jorong Mudiak Liki, Nagari Kurai, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan di Jorong Mudiak Liki dihadiri Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada bersama jajaran, Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat terkait.
Turut hadir Danrem 032/WBR Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., Asintel Kasdam XX/TIB Kolonel Inf E.S. Putra Siregar, Aster Kasdam XX/TIB Kolonel Inf Candra, Aslog Kasdam XX/TIB Kolonel Kav Samsul, Kapendam XX/TIB Kolonel Kav Taufiq, S.Sos., Kakumdam XX/TIB Kolonel Chk Elfindra, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, serta sejumlah pejabat kepolisian, kejaksaan, DPRD, pemerintah kecamatan dan pemerintahan nagari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada beserta rombongan di Jorong Mudiak Liki sekitar pukul 10.10 WIB. Kedatangan rombongan disambut dengan Tari Pasambahan sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan secara adat Minangkabau.
Selanjutnya, sekitar pukul 10.25 WIB, Pangdam XX/TIB bersama Bupati Lima Puluh Kota dan rombongan mengikuti Vidcom peresmian Jembatan Garuda secara serentak se-Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam pembangunan infrastruktur, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang selama ini membutuhkan peningkatan akses penghubung antarkawasan.
Usai mengikuti prosesi peresmian secara virtual, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada melakukan pemotongan pita di Jembatan Garuda Mudiak Liki sekitar pukul 11.10 WIB. Prosesi tersebut menandai secara resmi beroperasinya jembatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
Pembangunan Jembatan Garuda dinilai memiliki arti strategis bagi masyarakat karena membuka dan memperlancar akses transportasi serta mobilitas warga. Kehadiran jembatan juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, dan pelayanan masyarakat.
Peresmian ribuan Jembatan Garuda secara serentak menjadi gambaran nyata sinergi pemerintah bersama TNI dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses infrastruktur.
Program tersebut sekaligus mencerminkan semangat pengabdian TNI melalui pembangunan infrastruktur di daerah, sebagai bagian dari upaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan memperkuat konektivitas antardaerah.
Setelah prosesi peresmian selesai, sekitar pukul 11.22 WIB Pangdam XX/TIB beserta rombongan meninggalkan lokasi Jembatan Garuda Mudiak Liki untuk melanjutkan agenda berikutnya di lokasi TMMD di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Seluruh rangkaian kegiatan Vidcom peresmian Jembatan Garuda di Jorong Mudiak Liki selesai sekitar pukul 11.25 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Jembatan Garuda bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dan bakti TNI dalam membuka akses, memperlancar mobilitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah pelosok.(P)


