Zulmaeta Tegaskan Tanpa Penggusuran, Penataan Pasar Ibuh Utamakan Pedagang dan Ekonomi Rakyat

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Payakumbuh |Portalpcvnews.net — Kekhawatiran pedagang terkait rencana penataan Pasar Ibuh Barat dijawab langsung oleh Zulmaeta, Wali Kota Payakumbuh, saat melakukan peninjauan lapangan pada Jumat (8/5/2026). Ia menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan penggusuran dan memastikan seluruh pedagang tetap memperoleh ruang berjualan selama proses pembangunan berlangsung.

Dalam dialog terbuka dengan pedagang, Zulmaeta menyampaikan bahwa Pemerintah Kota akan mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan kosong di sekitar kawasan pasar agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa gangguan.

“Tidak akan ada penggusuran. Kami memastikan pedagang tetap bisa berjualan di area sekitar selama pembangunan berjalan,” ujar Zulmaeta.

Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh Rida Ananda (Sekretaris Daerah), M. Faizal (Kepala Dinas Koperasi dan UKM), Dewi Novita (Kasatpol PP), Devitra (Kalaksa BPBD), serta jajaran Bidang Pasar.

Dialog Terbuka, Cegah Informasi Simpang Siur

Zulmaeta menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan pedagang untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat. Menurutnya, pendekatan dialogis menjadi kunci agar proses pembangunan berjalan transparan dan dipahami bersama.

“Saya ingin mendengar langsung aspirasi pedagang. Semua masukan menjadi perhatian pemerintah,” katanya.

Ia memastikan, seluruh pedagang yang saat ini terdata di Dinas Koperasi dan UKM akan mendapatkan tempat di pasar yang nantinya dibangun. Pemerintah, kata dia, memprioritaskan keberlanjutan usaha pedagang sebagai bagian utama dari kebijakan penataan.

Penataan untuk Kenyamanan dan Pertumbuhan Ekonomi

Penataan Pasar Ibuh Barat, lanjut Zulmaeta, tidak semata berfokus pada pembaruan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, nyaman, dan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pasar ini milik masyarakat. Penataannya harus memberi manfaat nyata bagi pedagang kecil dan pengunjung. Kami ingin Pasar Ibuh menjadi pasar yang nyaman, tertata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM M. Faizal, didampingi Kabid Pasar Khalid Zamri, menyebutkan bahwa saat ini pemerintah masih berada pada tahap perencanaan sekaligus menghimpun masukan dari pedagang dan masyarakat.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi agar desain penataan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.

“Kami ingin penataan ini tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh pedagang,” kata Faizal.

Usai peninjauan, Zulmaeta menyempatkan diri sarapan bersama para pedagang. Dalam suasana santai tersebut, berbagai gagasan terkait pembangunan pasar dan pengembangan ekonomi lokal kembali mengemuka.

Pemerintah Kota Payakumbuh optimistis, dengan dukungan semua pihak, penataan Pasar Ibuh Barat dapat berjalan lancar dan menghadirkan dampak positif bagi pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar