TSR Kabupaten di Masjid Mujahidin, Pemkab Himbau Masyarakat Jaga Semangat Gotong Royong

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
2 Min Read

Limapuluh Kota |Portalpcvnews.net — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Mujahidin di Jorong Padang Panjang, Nagari Tanjuang Aro Sikabu-Kabu Padang Panjang, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan pemerintah daerah untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan berbasis nilai-nilai sosial dan keagamaan.

Tim I Safari Ramadhan dipimpin oleh Safni Sikumbang yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten III Setdakab Lima Puluh Kota, Win Heri Endi, SE, MM. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Mujahidin yang memadati area kegiatan.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Asisten III, ditegaskan bahwa semangat gotong royong harus tetap menjadi fondasi utama pembangunan daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah.

“Dalam kondisi efisiensi anggaran saat ini, tradisi gotong royong perlu kita gelorakan kembali. Setiap persoalan yang bisa kita selesaikan bersama hendaknya dilakukan demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Win Heri Endi membacakan pesan Bupati.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat merupakan faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan, khususnya pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan keagamaan, fasilitas ibadah, dan pemberdayaan sosial.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Tim I Safari Ramadhan menyerahkan bantuan operasional masjid sebesar Rp20 juta. Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga secara resmi membuka Pesantren Ramadhan dan Program Tahfidz di Masjid Mujahidin, sebagai upaya memperkuat pembinaan generasi muda berbasis nilai Al-Qur’an dan karakter keislaman.

Rangkaian Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi forum silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mempertegas pendekatan pembangunan partisipatif yang berakar pada kearifan lokal Minangkabau—di mana semangat kebersamaan dan musyawarah menjadi pilar utama kehidupan sosial.

Melalui momentum Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kokoh, sehingga berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara kolektif dan berkelanjutan.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar