Payakumbuh, Sumatera Barat |Portalpcvnews.net — Komitmen menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakat kurang mampu kembali ditegaskan melalui program bedah rumah yang digulirkan oleh BAZNAS Provinsi Sumatera Barat. Kali ini, bantuan diberikan kepada keluarga Bapak Zelmi Sati dan istri Linda Rianti, warga Taratak Padang Kampuang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.

Bantuan senilai Rp25 juta dalam bentuk uang tunai serta paket sembako tersebut difasilitasi oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra, Dt. Nurkolis. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, didampingi Dt. Nurkolis, perwakilan BAZNAS Sumbar, Anggota DPRD Kota Payakumbuh Mardion, jajaran pengurus DPC Partai Gerindra Kota Payakumbuh, serta unsur OPD terkait, termasuk Kesbangpol.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, Kasat Pol PP Dewi Novita, Lurah Payakumbuh Utara, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Taratak Padang Kampuang, serta perwakilan Pemko Payakumbuh lainnya.
Wakil Gubernur: Negara Harus Hadir untuk yang Rentan
Wakil Gubernur Vasco Ruseimy menegaskan bahwa program bedah rumah bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bagian dari upaya strategis membangun martabat dan harapan masyarakat.
“Pemerintah daerah bersama BAZNAS berkomitmen memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hunian layak. Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi fondasi bagi tumbuhnya kualitas hidup, pendidikan anak-anak, dan ketahanan keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi, legislatif, dan lembaga zakat menjadi model sinergi yang efektif dalam mempercepat pengentasan kemiskinan berbasis komunitas.
Dt. Nurkolis: Politik Harus Menjadi Solusi
Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Dt. Nurkolis, menekankan bahwa aspirasi masyarakat harus dijawab melalui langkah nyata.
“Sebagai wakil rakyat, tugas kami bukan hanya menyuarakan, tetapi memastikan solusi hadir. Bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan politik agar masyarakat kecil mendapatkan haknya atas hunian yang layak,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi peran BAZNAS Sumbar yang secara konsisten mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk program-program produktif dan berkelanjutan.
Kesbangpol: Penguatan Harmoni Sosial
Kepala Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat, Mursalim, dalam keterangannya menyebut bahwa intervensi sosial seperti bedah rumah memiliki dampak luas terhadap stabilitas dan harmoni masyarakat.
“Ketika kebutuhan dasar warga terpenuhi, potensi konflik sosial dapat ditekan. Program ini bukan hanya bantuan ekonomi, tetapi investasi dalam ketahanan sosial daerah,” katanya.
Wakil Wali Kota: Sinergi Daerah–Provinsi Semakin Kuat
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyambut baik perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap warganya.
“Kami mengapresiasi dukungan dari Pemprov dan BAZNAS. Sinergi ini memperkuat upaya Pemko Payakumbuh dalam menekan angka rumah tidak layak huni serta memastikan pembangunan yang inklusif,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kota akan terus berkoordinasi agar bantuan serupa dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.

Sementara itu, Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Payakumbuh, Dedi Hendri, menjelaskan bahwa proses penetapan penerima bantuan dilakukan melalui verifikasi lapangan secara langsung.
“Kami turun langsung memastikan kondisi keluarga penerima benar-benar memenuhi kriteria. Harapannya, bantuan tepat sasaran dan memberi dampak jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga,” ujarnya singkat.
Program ini menjadi refleksi nyata bagaimana kolaborasi multi-pihak — pemerintah, legislatif, lembaga zakat, serta unsur keamanan dan masyarakat — mampu menghadirkan solusi konkret bagi persoalan mendasar warga.
Bagi keluarga Zelmi Sati, bantuan tersebut bukan sekadar angka rupiah, melainkan harapan baru untuk masa depan yang lebih layak bagi tiga anak mereka.(P)


