Pembangunan Pasar Penampungan Korban Kebakaran.
PAYAKUMBUH, PCV.News – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Koperasi dan UKM bidang Pasar tengah mempercepat pembangunan pasar penampungan bagi pedagang korban kebakaran. Pekerjaan tersebut dibangun di dua lokasi, yakni di samping Rumah Makan Asia Baru dan di belakang Pos Kota, dengan total 132 kios.
Dari total tersebut, sebanyak 44 kios dibangun di samping Rumah Makan Asia Baru dan 88 kios lainnya di belakang Pos Kota. Proyek yang bersumber dari anggaran APBD Kota Payakumbuh ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.

Menariknya, progres pembangunan terbilang cepat. Di lokasi belakang Pos Kota yang memiliki waktu kontrak 42 hari kalender, bobot pekerjaan sudah mencapai 25 persen hanya dalam waktu satu minggu. Sementara di lokasi Asia Baru, capaian lebih signifikan dengan progres 75 persen dalam tujuh hari kerja.
Pekerjaan di kedua lokasi ini dikerjakan oleh CV. LINTAS RODA BIRU, dan Romi selaku pelaksana lapangan yang di percayai oleh pemerintah menjadi rekanan. Romi mengungkapkan komitmennya untuk menyelesaikan proyek dengan cepat dan berkualitas.
“Kami berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan ini selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas. Semoga hasil kerja cepat dan tanggung jawab ini bisa menjadi kepercayaan yang berkelanjutan bagi Pemerintah Kota,” ujar Romi di lokasi pembangunan, Kamis (6/11).
Sementara itu, dari pihak pemerintah, Finto, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM bidang Pasar Kota Payakumbuh, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bentuk empati pemerintah terhadap pedagang yang terdampak kebakaran.

“Kami ingin para pedagang bisa segera kembali beraktivitas dan mencari nafkah. Karena itu, Dinas berupaya memenuhi kebutuhan penampungan dengan cepat. Ini adalah wujud kepedulian dan respon nyata pemerintah terhadap pelaku usaha kecil,” terang Finto.
Proyek yang ditandatangani pada 29 Oktober 2025 ini diharapkan mampu menjadi solusi sementara yang layak bagi para pedagang hingga pasar permanen dapat dibangun kembali. Pemerintah Kota melalui Dinas Koperasi dan UKM juga terus memantau perkembangan di lapangan agar pekerjaan selesai sesuai jadwal dan standar mutu yang telah ditetapkan.

Dengan sinergi antara pemerintah dan pihak pelaksana, diharapkan seluruh kios penampungan bisa segera digunakan dan menjadi titik kebangkitan ekonomi bagi para pedagang yang sempat kehilangan tempat berusaha.(Tim-PCV.News)


