Projo Nyatakan Siap Kawal Pemerintahan Prabowo, Budi Arie Isyaratkan Bergabung ke Gerindra

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Projo Nyatakan Siap Kawal Pemerintahan Prabowo, Budi Arie Isyaratkan Bergabung ke Gerindra

JAKARTA, PCV.News — Organisasi masyarakat (ormas) Projo, yang dikenal sebagai kelompok relawan pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), menyatakan sikap siap mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk lima tahun ke depan. Sikap ini menandai babak baru perjalanan politik Projo setelah selama satu dekade dikenal sebagai kekuatan relawan utama di lingkaran Jokowi.

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap konsisten berada di garis rakyat dengan mendukung program-program pemerintahan yang berpihak pada kesejahteraan publik. Ia menilai kepemimpinan Prabowo perlu mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa, termasuk relawan yang sebelumnya berada di kubu Jokowi.

“Projo sejak awal berdiri adalah organisasi relawan yang berpikir untuk kepentingan bangsa. Sekarang bangsa ini dipimpin oleh Pak Prabowo, dan kami siap mengawal pemerintahan beliau agar berjalan sesuai cita-cita rakyat,” ujar Budi Arie dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (3/11).

Lebih jauh, Budi Arie yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika itu memberi sinyal bahwa dirinya dan sejumlah kader Projo tidak menutup kemungkinan untuk bergabung dengan Partai Gerindra, partai politik yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

“Kami terus menjalin komunikasi baik dengan seluruh pihak, termasuk Gerindra. Kalau memang ada kesamaan visi dan semangat membangun bangsa, tentu kami terbuka,” ucapnya.

Pernyataan ini memunculkan spekulasi politik baru terkait arah dukungan para relawan Jokowi pasca transisi pemerintahan. Banyak pihak menilai langkah Projo ini merupakan bentuk adaptasi terhadap dinamika politik nasional, sekaligus upaya menjaga kesinambungan program pembangunan yang telah dijalankan selama era Jokowi.

Sementara itu, sejumlah pengamat menilai bahwa keputusan Projo untuk mendukung pemerintahan Prabowo merupakan sinyal kuat bahwa basis relawan Jokowi kini mulai bertransformasi menjadi kekuatan pendukung stabilitas politik nasional.

“Ini menunjukkan konsolidasi pasca pemilu berjalan relatif mulus. Dukungan dari kelompok relawan seperti Projo bisa memperkuat legitimasi politik pemerintahan baru,” ujar pengamat politik Universitas Indonesia, yang menilai langkah tersebut pragmatis namun strategis.

Projo sendiri didirikan pada tahun 2013 dan memainkan peran penting dalam pemenangan Jokowi pada dua kali pemilihan presiden. Dengan arah politik baru ini, organisasi tersebut tampaknya berupaya mempertahankan relevansinya dalam lanskap politik Indonesia yang tengah berubah.

Budi Arie menegaskan bahwa Projo akan tetap mengedepankan semangat kerelawanan, gotong royong, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional.

“Kami bukan hanya mendukung sosok, tapi gagasan besar tentang Indonesia maju, berdaulat, dan berkeadilan,” tutupnya.

(Tim-Yolan)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar