Pembangunan Hunian Sementara di Sumatra Barat Terus Dipercepat untuk Warga Terdampak Bencana

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Sumatra Barat | Portalpcvnews.net — Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat terus menunjukkan progres signifikan. Di sejumlah kabupaten dan kota, pembangunan huntara masih berlangsung secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pekerja konstruksi hingga personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Huntara tersebut disiapkan sebagai solusi tempat tinggal sementara yang layak dan aman bagi masyarakat sebelum mereka dapat menempati hunian tetap.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (20/1), pembangunan huntara di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, masih berada pada tahap pengerjaan. Secara fisik, bangunan huntara mulai terlihat jelas dengan dinding papan dan atap yang telah terpasang. Sejumlah pekerja konstruksi tampak aktif melakukan berbagai pekerjaan, termasuk pengecatan. Akses jalan utama menuju kompleks huntara juga telah tersedia dengan konstruksi cor semen, sehingga mempermudah mobilitas pekerja dan distribusi material.

Sementara itu, di Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, mayoritas huntara masih berada pada tahap pemasangan dan perakitan rangka. Di bawah terik matahari, para pekerja terus menyelesaikan struktur dasar bangunan sebagai fondasi awal sebelum pemasangan dinding dan atap dilakukan.

Di lokasi berbeda, tepatnya di Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pembangunan huntara menggunakan rangka kayu. Para pekerja terlihat mendirikan rangka-rangka yang nantinya akan dilapisi papan sebagai dinding. Setiap unit huntara dirancang dengan satu pintu dan jendela guna memastikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang memadai.

Keterlibatan aparat TNI terlihat cukup dominan di Jorong Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar. Personel TNI tampak membantu proses pembangunan dengan mengangkat material semen serta meratakan tanah untuk fondasi. Saat ini, pembangunan di lokasi tersebut masih berada pada tahap pemasangan papan penyekat dan belum sepenuhnya rampung.

Adapun di Jorong Asam Pulau, Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, pembangunan huntara banyak melibatkan personel Polri. Mayoritas unit huntara di kawasan ini telah mendekati tahap penyelesaian dan hanya menyisakan pekerjaan pengecatan. Selain Polri, personel TNI juga turut berperan aktif, mulai dari menggergaji dan mengangkat papan hingga mencangkul tanah.

Secara keseluruhan, pembangunan huntara di berbagai wilayah Sumatra Barat terus dikebut guna memastikan warga terdampak bencana dapat segera menempati tempat tinggal sementara yang layak. Upaya kolaboratif antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat ini menjadi bagian penting dalam pemulihan pascabencana sekaligus wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin perlindungan dan kesejahteraan warganya.(Dady)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar