Payakumbuh |Portalpcvnews.net — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra, Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kota Payakumbuh, Sabtu,(7/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan langsung Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan dipimpin oleh Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, S.Pt, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra. Aksi ini menjadi wujud nyata komitmen Partai Gerindra dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, S.Pt menegaskan bahwa peringatan HUT Partai Gerindra tidak hanya dimaknai sebagai seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk menghadirkan kerja-kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Turut mendampingi kegiatan tersebut, anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Gerindra, Mardion Fernandes, yang menyampaikan bahwa sinergi antara kader Gerindra di tingkat provinsi dan kota merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pada kegiatan tersebut Dedi Hendri selaku pengurus DPC kota payakumbuh juga menerangkan,Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra tidak kami maknai secara seremonial semata. Melalui aksi bersih-bersih di kawasan BWS Kota Payakumbuh ini, kami ingin menunjukkan bahwa Gerindra hadir dengan kerja nyata, memberi manfaat langsung, serta ikut menjaga lingkungan hidup sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kebangsaan,” ujar Dedi Hendri.

Sementara itu, Nanda, selaku Ketua PPKBA, juga hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menilai aksi bersih-bersih ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Partai Gerindra.
Aksi sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat dan diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi politik yang konstruktif, berorientasi pada pelayanan publik, serta selaras dengan agenda nasional dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.(P)


