Komitmen Pimpinan Daerah Percepat Revitalisasi Pasar Ibuh Menuju Pasar Modern, Higienis, dan Berdaya Saing

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

PAYAKUMBUH |Portalpcvnews – Pasar Ibuh akan memasuki babak baru penataan kawasan melalui program revitalisasi terintegrasi yang digagas pemerintah daerah. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pimpinan untuk menghadirkan tata kelola pasar yang tertib, sehat, higienis, serta representatif bagi masyarakat dan para pedagang sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Revitalisasi dipandang sebagai solusi strategis atas persoalan klasik yang selama ini melekat pada pasar tradisional, mulai dari penataan pedagang, sanitasi lingkungan, sirkulasi pengunjung, kenyamanan berbelanja, sistem drainase, hingga pengelolaan parkir. Di saat yang sama, pembenahan ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional agar mampu beradaptasi dengan dinamika perdagangan modern tanpa kehilangan karakter lokalnya.

Perencanaan Berbasis Kajian Teknis dan Sosial Ekonomi

Saat ini, program revitalisasi masih berada pada tahap perencanaan awal. Pemerintah daerah menegaskan bahwa konsep yang ada baru berupa gambaran umum yang akan diperdalam melalui studi teknis komprehensif, kajian sosial ekonomi, analisis kebutuhan ruang, serta penyesuaian dengan kondisi eksisting di lapangan. Penyusunan dokumen teknis tersebut nantinya akan dilakukan secara profesional oleh konsultan perencana.

Pendekatan berbasis data dan kajian ilmiah ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa rancangan revitalisasi tidak hanya ideal secara desain, tetapi juga realistis dalam implementasi dan selaras dengan kebutuhan riil ekosistem pasar.

Pelibatan Pedagang dan Pemangku Kepentingan

Sebagai bagian dari prinsip tata kelola yang partisipatif, pemerintah daerah telah menyiapkan agenda komunikasi dan konsultasi bersama pedagang serta para pemangku kepentingan lainnya. Dalam waktu dekat, akan digelar pertemuan bersama, termasuk Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan pedagang, pemerintah daerah, dan konsultan perencana.

Konsultan perencana sendiri saat ini masih dalam tahapan proses pengadaan melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ). Keterlibatan seluruh unsur ini diharapkan mampu membangun rasa memiliki, memperkuat transparansi informasi, serta menciptakan kesepahaman bersama terhadap arah penataan pasar ke depan.

Target Implementasi Bertahap dan Berkelanjutan

Pemerintah menargetkan revitalisasi dapat segera memasuki tahap pelaksanaan setelah seluruh dokumen perencanaan teknis, kajian lingkungan (AMDAL), legalitas pendukung, serta persyaratan administratif lainnya diselesaikan. Pelaksanaan pembangunan akan mengikuti tahapan penganggaran yang tersedia secara bertahap dan berkelanjutan.

Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh dukungan kolektif seluruh ekosistem pasar—pedagang, pengelola, masyarakat sekitar, serta pemerintah—agar proses revitalisasi berjalan tertib dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan pendekatan perencanaan yang matang, pelibatan partisipatif, serta komitmen kuat pimpinan daerah, revitalisasi Pasar Ibuh diharapkan menjadi model penataan pasar tradisional yang modern, manusiawi, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar