Gerak Cepat Pemulihan Pertanian, Wali Kota Payakumbuh Salurkan Benih Jagung Unggul bagi Petani Terdampak Bencana

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Payakumbuh |Portalpcvnews.net — Pemerintah Kota Payakumbuh bergerak cepat memulihkan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi dengan menyalurkan benih jagung unggul kepada kelompok tani terdampak. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi percepatan pemulihan produksi pangan sekaligus menjaga keberlanjutan mata pencaharian petani.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Kepala Dinas Pertanian Nila Misna, menyampaikan bahwa bantuan benih ditujukan agar proses tanam kembali dapat segera dilakukan tanpa jeda panjang setelah gagal panen.

“Bantuan ini adalah wujud kehadiran pemerintah bagi petani yang terdampak. Kami berharap benih ini segera dimanfaatkan agar siklus produksi pertanian kembali berjalan normal,” ujar Nila Misna saat penyerahan bantuan di Kantor Dinas Pertanian, Kamis (23/04/2026).

Benih yang disalurkan merupakan varietas unggul Pioneer 32, diberikan kepada Kelompok Tani Serasih dan Kelompok Tani Lubuk Bersama untuk menggarap kembali lahan seluas lima hektare di Payakumbuh Timur yang sebelumnya mengalami puso akibat cuaca ekstrem.

Menurut Nila Misna, langkah cepat ini diawali dengan pelaporan komprehensif kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dilengkapi hasil pengamatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) yang menunjukkan seluruh areal terdampak mengalami gagal panen.

Respons cepat pun datang dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumatera Barat dengan menyediakan 75 kilogram benih jagung siap tanam bagi kelompok tani terdampak.

“Sinergi lintas level pemerintahan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memulihkan ekonomi petani,” tambahnya.

Selain dukungan provinsi, Pemko Payakumbuh juga menyalurkan bantuan tambahan berupa benih jagung dan pupuk kompos kepada kelompok tani aktif berdasarkan rekomendasi penyuluh pertanian. Langkah ini dimaksudkan tidak hanya sebagai respons darurat, tetapi juga penguatan kapasitas produksi jangka menengah.

Pemerintah kota menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan sesuai peruntukan.

“Benih ini harus benar-benar digunakan untuk tanam kembali. Tidak boleh disalahgunakan atau diperjualbelikan. Tujuannya jelas: membantu petani bangkit,” tegas Nila Misna.

Perwakilan petani penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah. Mereka mengaku bantuan tersebut memberi semangat baru untuk kembali mengolah lahan setelah mengalami kerugian akibat gagal panen.

Pemerintah Kota Payakumbuh juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan yang diberikan, seraya menegaskan komitmen untuk terus menjaga kolaborasi dalam pemulihan sektor pertanian.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, pemerintah harus hadir tidak hanya saat darurat, tetapi juga dalam fase pemulihan. Ini tentang memastikan petani kembali berproduksi dan ketahanan pangan tetap terjaga,” pungkasnya.

(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar