PAYAKUMBUH |Portalpcvnews.net — Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, Umair, siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payakumbuh, menunjukkan keteladanan dengan rutin membantu ayahnya yang bekerja sebagai petugas kebersihan di kawasan Pasar Ibuh.
Kisah tersebut terlihat pada Jumat malam, 14 Agustus 2026, ketika Umair kembali meluangkan waktunya untuk membantu sang ayah menjalankan tugas menjaga kebersihan lingkungan Pasar Ibuh.
Rajin Belajar, Tetap Bantu Orang Tua
Umair merupakan pelajar SMP Negeri 1 Payakumbuh kelas VIII. Di sekolah, ia dikenal memiliki prestasi dengan nilai yang cukup baik. Di luar jam sekolah, ia tetap menunjukkan kepedulian kepada orang tua dengan tidak malu membantu pekerjaan ayahnya.
Setiap malam, setelah menyelesaikan aktivitas dan kewajibannya sebagai pelajar, Umair ikut membantu ayahnya dalam pekerjaan kebersihan di pasar. Sikap tersebut menunjukkan bahwa sejak usia muda ia telah belajar tentang tanggung jawab, kerja keras dan menghargai pekerjaan.
Ketua Pokja Pasar Ibuh, Dedi Hendri, mengaku salut melihat sikap Umair.
Menurut Dedi, di tengah perkembangan zaman saat ini, masih ada anak seusia Umair yang mau dengan tulus membantu orang tuanya tanpa merasa malu merupakan sesuatu yang patut diapresiasi.
“Kita salut, di zaman sekarang masih ada anak yang rajin membantu bapaknya tanpa ada rasa malu. Justru ini merupakan sikap yang sangat baik dan patut menjadi contoh bagi anak-anak muda lainnya,” ujar Dedi Hendri.
Pesan untuk Umair
Dedi juga memberikan semangat dan pesan kepada Umair agar terus mempertahankan sikap baik tersebut, namun tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama.
“Tetap semangat, anak muda. Yakinlah, kamu akan jadi anak hebat. Berikan kebanggaan kepada orang tua mu nantinya. Rajin belajar dan capai cita-citamu,” pesan Dedi.
Menurutnya, membantu orang tua bukanlah sesuatu yang harus dianggap rendah. Sebaliknya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting bagi seorang anak untuk memahami arti perjuangan, tanggung jawab dan kerja keras dalam kehidupan.
Keteladanan di Tengah Kesibukan
Apa yang dilakukan Umair menjadi gambaran sederhana tentang nilai pendidikan karakter yang tumbuh dari keluarga. Ia mampu menjalankan perannya sebagai pelajar sekaligus tetap menunjukkan kepedulian terhadap orang tua.
Kisah Umair juga menjadi pesan bahwa anak muda tidak perlu malu melakukan pekerjaan sederhana, selama pekerjaan tersebut dilakukan dengan niat baik dan penuh tanggung jawab.
Dedi berharap Umair terus mempertahankan semangat belajarnya, mengembangkan prestasi di sekolah, serta mengejar cita-cita yang diimpikannya.
“Terus belajar, terus berbuat baik dan jangan pernah malu membantu orang tua. Semoga kelak Umair menjadi anak yang sukses dan mampu membanggakan kedua orang tuanya,” tutup Dedi.(P)


