Lima Puluh Kota |Portalpcvnews.net – Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Payakumbuh melaksanakan kegiatan pengujian Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) sebagai upaya memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi peserta didik.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Gerakan Masyarakat Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) melalui Program Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan ini dilaksanakan pada 14 Juli 2026 di SMA Negeri 1 Guguak dan MTsN 3 Lima Puluh Kota.
Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh Kader Keamanan Pangan Sekolah, sebagai bentuk pemberdayaan kader dalam mendukung pengawasan keamanan pangan di lingkungan sekolah. Kehadiran kader diharapkan mampu menjadi mitra Balai POM dalam membangun budaya pangan yang aman, sehat, dan berkualitas di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengambilan dan pengujian sampel jajanan yang dijual di lingkungan sekolah menggunakan metode rapid test terhadap empat jenis bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam pangan, yaitu formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow.
Berdasarkan hasil pengujian, seluruh sampel jajanan yang diperiksa dinyatakan negatif, sehingga tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya pada pangan yang diuji. Hasil ini menunjukkan bahwa jajanan yang beredar di lokasi pengujian telah memenuhi aspek keamanan pangan dari parameter yang diperiksa.
Selain melakukan pengujian, Balai POM di Payakumbuh juga memberikan sosialisasi kepada para siswa baru mengenai cara memilih pangan yang aman, sehat, dan layak dikonsumsi. Edukasi juga diberikan kepada pedagang kantin sekolah agar senantiasa menjaga kebersihan, keamanan, serta mutu pangan yang dijual kepada peserta didik.
Melalui kegiatan ini, Balai POM di Payakumbuh berharap kesadaran seluruh warga sekolah terhadap pentingnya keamanan pangan terus meningkat. Dengan terbentuknya budaya memilih dan menyediakan pangan yang aman, diharapkan peserta didik dapat tumbuh sehat, terlindungi dari risiko pangan berbahaya, serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan berkualitas.
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Balai POM di Payakumbuh dalam memperkuat pengawasan pangan sejak dini melalui kolaborasi bersama sekolah, kader keamanan pangan, dan para pelaku usaha kantin demi mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.(P)


