Dasa Wisma Anggrek 1 Payakumbuh Tampil Menonjol pada Penilaian Tingkat Sumatera Barat

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
4 Min Read

Payakumbuh |Portalpcvnews.net — Kiprah Dasa Wisma Anggrek 1 menarik perhatian dalam penilaian lapangan Lomba Koordinator Dasa Wisma tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026, setelah dinilai berhasil menghadirkan model pemberdayaan keluarga berbasis komunitas yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengatakan keberhasilan kelompok tersebut menunjukkan bahwa penguatan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi di era modern.

“Keluarga saat ini dihadapkan pada dinamika yang sangat kompleks, mulai dari kesenjangan sosial hingga tekanan ekonomi rumah tangga. Karena itu, penguatan kapasitas keluarga, termasuk literasi digital dan kolaborasi lintas sektor, menjadi sangat penting,” ujar Zulmaeta saat kegiatan penilaian lapangan, Rabu (06/05/2026).

Menurutnya, praktik pemberdayaan yang dijalankan Dasa Wisma Anggrek 1 membuktikan bahwa gerakan berbasis rumah tangga mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

Melalui berbagai pelatihan keterampilan dan penguatan usaha mikro rumah tangga, kelompok tersebut berhasil mengembangkan produk unggulan lokal seperti Kerupuk Sanjai dan Galamai yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi kaum perempuan dan ibu rumah tangga.

“Produk lokal ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian keluarga,” katanya.

Selain pemberdayaan ekonomi, Dasa Wisma Anggrek 1 juga dinilai unggul dalam membangun ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif serta edukasi gizi seimbang bagi masyarakat.

“Kelompok Dasa Wisma terus kita dorong menjadi komunitas yang mandiri pangan, sehat, dan produktif,” tambah Zulmaeta.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, menjelaskan bahwa capaian tersebut diperkuat melalui integrasi program lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemanfaatan aplikasi SIPEDATI sebagai sistem pemantauan kegiatan berbasis digital.

“Melalui SIPEDATI, seluruh aktivitas Dasa Wisma dapat dipantau secara terukur sehingga efektivitas program semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pelaku usaha dan mitra internasional turut membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan kader Dasa Wisma Anggrek 1.

“Ini membuktikan bahwa Dasa Wisma mampu naik kelas dan memiliki peluang untuk menembus pasar global,” katanya.

Di sisi lain, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Staf Ahli TP-PKK, Dianita Maulin Vasko, menyampaikan bahwa kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi nominasi lomba Dasa Wisma berprestasi tingkat provinsi.

“Kami berharap kelompok dasawisma yang dinilai tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan model pembelajaran bagi daerah lain,” ujarnya.

Kota Payakumbuh sendiri masuk sebagai nominator dasawisma berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat melalui Dasa Wisma Anggrek 1 dan diharapkan mampu meraih hasil terbaik pada kompetisi tahun ini.

“Nantinya pemenang akan ditetapkan sebagai Duta Dasawisma Sumatera Barat Tahun 2026. Semoga Payakumbuh mampu memberikan hasil terbaik,” pungkasnya.

Kegiatan penilaian tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Yeni Elzadaswarman, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Payakumbuh Elfriza Chece Rida, sejumlah kepala OPD, serta kader TP-PKK Kelurahan Bulakan Balai Kandi.

Melalui penguatan pemberdayaan keluarga berbasis komunitas, Payakumbuh terus memperlihatkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing di tengah perubahan sosial dan ekonomi global.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar