Lokakarya Gugus 3 Akabiluru Perkuat Kualitas Pendidikan, Kadisdikbud Tekankan Empat Pilar Pembelajaran Global

Redaksi PCV.News
Penulis : Redaksi PCV.News
3 Min Read

Lima Puluh Kota |Portalpcvnews.net – Gugus 3 Kecamatan Akabiluru sukses menggelar Lokakarya Kepala Sekolah dan Guru pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kompetensi pendidik sekaligus penyamaan persepsi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

Lokakarya dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota, Antoni, S.Pd., M.Pd.T., yang didampingi Pengawas Sekolah Kecamatan Akabiluru, Rino Riana, S.Pd. Kegiatan diikuti kepala sekolah dan guru dari seluruh sekolah yang tergabung dalam Gugus 3.

Dalam sambutannya, Antoni menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dibangun melalui penguatan kompetensi guru serta kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia memaparkan empat pilar pendidikan yang menjadi landasan pembelajaran global, yakni Learning to Know, Learning to Be, Learning to Do, dan Learning to Live.

Menurut Antoni, Learning to Know merupakan proses belajar untuk memperkaya pengetahuan dan mengembangkan kemampuan berpikir. Learning to Be berorientasi pada pembentukan karakter, hati nurani, dan kemampuan membedakan nilai baik serta buruk. Sementara Learning to Do menekankan pentingnya keterampilan dalam menerapkan ilmu yang dipelajari melalui tindakan nyata. Adapun Learning to Live mengajarkan bahwa pendidikan merupakan bekal untuk membangun kehidupan yang mandiri, bermanfaat bagi keluarga, dan memberi kontribusi bagi masyarakat.

Pemaparan tersebut disampaikan dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami. Antoni juga membagikan pengalaman selama menjadi guru dan kepala sekolah berprestasi, serta berbagai pembelajaran yang diperolehnya melalui studi banding ke sejumlah negara, seperti Korea Selatan, Thailand, dan Abu Dhabi. Pengalaman tersebut menjadi inspirasi bagi peserta untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas.

Sementara itu, Pengawas Sekolah Kecamatan Akabiluru, Rino Riana, S.Pd., memimpin sesi penguatan teknis mengenai pelaksanaan program kokurikuler. Ia mengajak seluruh kepala sekolah dan guru menyamakan persepsi agar implementasi program berjalan sesuai arah kebijakan pendidikan.

Materi yang disampaikan meliputi tahapan perencanaan program yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik, pelaksanaan kegiatan yang kontekstual dan bermakna, hingga evaluasi sebagai dasar refleksi dan perbaikan berkelanjutan.

Rino menekankan bahwa keberhasilan program kokurikuler tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata terhadap perkembangan karakter, kompetensi, dan pengalaman belajar peserta didik.

Melalui lokakarya ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota bersama para pengawas, kepala sekolah, dan guru berharap tercipta kesamaan langkah dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan tersebut diharapkan mampu mendorong ekosistem pendidikan di Gugus 3 Kecamatan Akabiluru menjadi lebih inovatif, adaptif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.(P)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar