Jakarta,portalpcvnews — Cremonese menunjukkan karakter kuat dan efisiensi permainan saat menaklukkan Lecce dengan skor 2-0 pada lanjutan kompetisi Serie A di Stadion Giovanni Zini, Minggu (7/12/2025) malam WIB. Bermain di hadapan publik sendiri, I Grigiorossi sempat mendapat tekanan intens dari tim tamu, namun mampu bangkit dan mengontrol jalannya pertandingan hingga memastikan tiga poin penting.
Lecce Mulai dengan Tekanan Tinggi
Meski berstatus tuan rumah, Cremonese justru harus menghadapi agresivitas Lecce sejak peluit awal dibunyikan. Laga belum genap dua menit ketika Nikola Stulic melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola melambung tipis di atas mistar gawang Emil Audero, yang pada laga ini tampil sigap mengawal pertahanannya.
Tekanan Lecce semakin terasa lima menit kemudian. Memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Cremonese, Medon Berisha mengeksekusi tembakan mendatar yang mengarah ke tiang jauh. Audero dengan refleks cepat berhasil menepis bola tersebut, memaksa wasit memberikan sepak pojok bagi tim tamu. Dua peluang awal itu membuat suporter tuan rumah sempat menahan napas.
Lecce terlihat percaya diri dalam membangun serangan. Pergerakan cepat lini tengah dan pressing tinggi membuat Cremonese kesulitan keluar dari tekanan hingga memasuki menit ke-20. Hingga momen itu, Lecce menguasai ritme pertandingan dan memaksa Cremonese bertahan lebih dalam.
Cremonese Bangkit dan Balikkan Momentum
Memasuki pertengahan babak pertama, Cremonese mulai menunjukkan respons positif. Pengaturan tempo permainan yang lebih terstruktur dan keberanian dalam duel satu lawan satu membuat mereka perlahan mengambil alih kendali pertandingan.
Momentum pertama bagi Cremonese datang di menit ke-21. Martin Payero yang berhasil menusuk ke kotak penalti dijatuhkan oleh pemain belakang Lecce. Para pemain tuan rumah langsung meminta hadiah penalti, namun wasit menilai kontak tersebut tidak cukup signifikan untuk menjatuhkan sanksi. Keputusan itu sempat memicu protes ringan dari para pemain dan pendukung, namun pertandingan tetap dilanjutkan.
Insiden tersebut justru memompa semangat pemain Cremonese. Tekanan demi tekanan mulai dilancarkan melalui kombinasi serangan sayap dan penetrasi langsung ke jantung pertahanan Lecce. Dukungan suporter di tribun semakin menghidupkan permainan I Grigiorossi.
Dominasi Tuan Rumah Membayar Hasil
Setelah mendapatkan momentum, Cremonese tampil lebih percaya diri. Pergerakan bola yang lebih rapi dan koordinasi antarlini yang semakin solid membuat mereka beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Pertahanan Lecce yang sempat begitu kokoh pada awal laga mulai goyah menghadapi intensitas serangan tuan rumah.
Meski babak pertama berakhir tanpa gol, dominasi Cremonese semakin terlihat di babak kedua. Kesabaran dalam membangun serangan akhirnya membuahkan hasil yang memastikan kemenangan 2-0, mengukuhkan performa konsisten mereka di kandang sendiri.
Kemenangan Penting untuk Perjalanan Musim
Hasil ini memperkuat posisi Cremonese di papan klasemen sementara Serie A. Tiga poin yang diraih tidak hanya menambah jarak dari zona degradasi atau memperbaiki posisi mereka (bergantung pada situasi klasemen), tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri skuad dalam menghadapi pekan-pekan kompetisi yang semakin ketat.
Pelatih Cremonese diprediksi akan menyoroti mentalitas tim yang tidak goyah meski tertekan di awal laga. Sementara itu, penampilan Emil Audero juga patut diberi catatan positif setelah beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang menjaga momentum permainan.(Yolan)


